Apa itu parafrase?
Parafrase adalah mengungkapkan kembali gagasan dari sebuah teks dengan kata-kata dan susunan kalimat yang berbeda tanpa mengubah maknanya. Berbeda dengan ringkasan yang memadatkan isi, parafrase biasanya sepanjang teks aslinya. Berbeda pula dengan kutipan langsung, parafrase tidak memakai tanda petik — tetapi dalam penulisan akademik tetap wajib disertai sitasi ke sumber asli.
Parafrase yang baik memenuhi tiga syarat: maknanya sama dengan sumber, pilihan kata dan strukturnya berbeda, dan hasilnya terbaca alami. Alat ini membantu dua syarat terakhir; syarat pertama tetap harus kamu periksa sendiri.
Mode mana yang sebaiknya dipakai?
| Mode | Cocok untuk | Apa yang berubah |
|---|---|---|
| Standar | Teks umum, artikel, tugas | Kata diganti padanannya, struktur dirapikan |
| Formal | Surat, laporan, skripsi | Kata percakapan (nggak, banget, kayak) menjadi baku |
| Santai | Chat, caption, pesan ke teman | Nada lebih cair tanpa menghilangkan isi |
| Akademik | Jurnal, abstrak, kajian pustaka | Diksi ilmiah (menunjukkan → mengindikasikan), kalimat objektif |
| Kreatif | Konten, narasi, iklan | Majas ringan dan pilihan kata yang lebih hidup |
| Ringkas | Kalimat berbelit, batas kata | Kata pengisi dibuang, klausa digabung |
| Panjangkan | Draf yang terlalu pendek | Gagasan diperjelas dengan keterangan tambahan |
Parafrase vs plagiarisme
Mengganti beberapa kata dengan sinonim sambil mempertahankan struktur aslinya disebut patchwriting, dan sebagian besar panduan akademik menganggapnya plagiarisme. Supaya aman:
- Baca sumber sampai paham, lalu tutup.
- Tulis ulang dari ingatan dengan struktur kalimat berbeda — atau pakai mode Akademik sebagai titik awal.
- Bandingkan dengan aslinya: makna sama, susunan berbeda.
- Tambahkan sitasi sesuai gaya yang diminta (APA 7, MLA 9, Chicago) — buat dengan Generator Daftar Pustaka.
Batasan yang perlu kamu tahu
Alat ini memproses hingga 6.000 karakter per kali jalan (kira-kira 900 kata). Untuk dokumen panjang, proses per bagian. Hasil AI bisa salah menafsirkan istilah teknis atau nama diri; selalu baca ulang, terutama angka, istilah hukum, dan kutipan. Jika server AI tidak terjangkau, teks bahasa Indonesia otomatis diproses mode kamus luring yang lebih sederhana (dengan pemberitahuan di layar); untuk bahasa lain, editor menampilkan pesan galat dan tombol coba lagi.