Generator Daftar Pustaka

Buat daftar pustaka dan sitasi dalam teks gaya APA 7, MLA 9, Chicago, Harvard, atau IEEE secara otomatis.

Mode

Isi data sumber—buku, bab buku, artikel jurnal, situs web, skripsi/tesis/disertasi, laporan, atau video—lalu pilih gaya APA 7, MLA 9, Chicago, Harvard, atau IEEE. Entri daftar pustaka dan sitasi dalam teks dibuat seketika.

Jenis sumber: Buku, Artikel jurnal, Halaman web, … · APA 7 · MLA 9 · Chicago · Harvard · IEEE

Sitasi dan daftar pustaka muncul di sini.

Teks tidak disimpan. Fitur inti gratis selamanya.

Ringkasan

Generator Daftar Pustaka AdeptWrite menyusun entri daftar pustaka dan kutipan dalam teks dari data sumbermu. Pilih jenis sumber (buku, bab buku, artikel jurnal, situs web, skripsi, laporan, atau video YouTube), isi penulis, judul, dan tahun, lalu pilih gaya APA 7, MLA 9, Chicago, Harvard, atau IEEE. Hasil muncul langsung di browser, lengkap dengan kata penghubung bahasa Indonesia seperti dkk. dan hlm. Periksa terhadap pedoman gaya atau aturan kampusmu.

Cara pakai Generator Daftar Pustaka

  1. Pilih jenis sumber: buku, bab buku, artikel jurnal, situs web, skripsi/tesis/disertasi, laporan, atau video.
  2. Isi penulis, judul, tahun, dan data lain seperti penerbit, nama jurnal, volume, nomor, halaman, DOI, atau URL.
  3. Pilih gaya: APA 7, MLA 9, Chicago, Harvard, atau IEEE. Hasil diperbarui otomatis saat kamu mengetik.
  4. Klik Tambah ke daftar untuk mengumpulkan beberapa sumber, lalu salin semuanya sekaligus dan tempel ke dokumenmu.

Contoh sebelum & sesudah

SEBELUM
Jenis: artikel jurnal. Penulis: Rahmat Hidayat dan Sari Wulandari. Tahun: 2022. Judul: Pengaruh literasi digital terhadap prestasi belajar mahasiswa. Jurnal: Jurnal Pendidikan Nusantara, volume 8, nomor 2, halaman 101 sampai 115.
SESUDAH
Hidayat, R., & Wulandari, S. (2022). Pengaruh literasi digital terhadap prestasi belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Nusantara, 8(2), 101–115. Kutipan dalam teks: (Hidayat & Wulandari, 2022)

Catatan: Gaya APA 7. Data di atas hanya contoh rekaan untuk memperlihatkan format, bukan jurnal sungguhan. Nama jurnal dan judul artikel mengikuti aturan huruf kapital APA, jadi periksa setiap entri.

Fitur & mode

Mode yang tersedia: APA 7 · MLA 9 · Chicago · Harvard · IEEE

  • Lima gaya sitasi — APA 7, MLA 9, Chicago, Harvard, dan IEEE. Gaya penulis-tahun diurutkan menurut abjad, sedangkan IEEE diurutkan menurut nomor kutipan.
  • Tujuh jenis sumber — Buku, bab buku, artikel jurnal, situs web, skripsi/tesis/disertasi, laporan, dan video YouTube, termasuk penulis berupa lembaga seperti Kementerian Pendidikan.
  • Kata penghubung bahasa Indonesia — Di halaman Indonesia, hasil memakai dan, dkk., Dalam, hlm., t.t., Diakses pada, serta Skripsi, Tesis, dan Disertasi, bukan "et al." atau "pp."
  • Kutipan dalam teks — Selain entri daftar pustaka, alat membuat kutipan parentetik dan naratif, misalnya (Hidayat & Wulandari, 2022) dan Hidayat dan Wulandari (2022).
  • Kumpulkan lalu salin — Tambahkan banyak sumber ke satu daftar, lihat urutannya, lalu salin semua sekaligus untuk BAB daftar pustaka skripsi atau makalah.
  • Berjalan di browser — Pemrosesan terjadi di perambanmu tanpa panggilan ke server dan tanpa kuota, sehingga data sumbermu tidak dikirim ke mana pun.

Cocok untuk

Mahasiswa menyusun skripsi
Mengumpulkan puluhan referensi jurnal, buku, dan skripsi terdahulu menjadi daftar pustaka yang seragam di akhir BAB V.
Siswa SMA membuat karya tulis
Menulis rujukan untuk karya tulis ilmiah atau makalah dengan format yang konsisten tanpa menghafal aturan titik dan koma.
Dosen dan peneliti
Mengubah satu sumber ke beberapa gaya ketika jurnal tujuan meminta APA, Harvard, atau IEEE.
Pelajar bahasa dan sastra
Memakai MLA 9 untuk tugas humaniora yang memintanya, dengan penulis dan karya ditulis sesuai gaya itu.

Daftar pustaka dan sitasi: apa bedanya?

Sitasi dalam teks adalah rujukan singkat di dalam kalimat, misalnya (Hidayat & Wulandari, 2022). Daftar pustaka adalah daftar lengkap semua sumber yang dikutip, diletakkan di akhir karya. Keduanya harus cocok: setiap sitasi di teks punya entri di daftar pustaka, dan sebaliknya. Perbedaan daftar pustaka, referensi, dan bibliografi dibahas di panduan perbedaan daftar pustaka dan bibliografi.

Gaya mana yang dipakai kampusmu?

Gaya ditentukan oleh kampus, fakultas, atau jurnal tujuan, bukan oleh alat ini. Banyak program ilmu sosial dan pendidikan memakai APA, humaniora sering memakai MLA atau Chicago, dan teknik serta informatika lazim memakai IEEE. Cek buku pedoman penulisan skripsi di fakultasmu, lalu pilih gaya yang sama.

GayaBentuk kutipan di teksUrutan daftar
APA 7(Penulis, tahun)Abjad
MLA 9(Penulis halaman)Abjad
ChicagoCatatan kaki atau penulis-tahunAbjad
Harvard(Penulis tahun)Abjad
IEEE[1], [2]Nomor kutipan

Cara mengisi data supaya hasilnya benar

  1. Tulis penulis sebagai "Nama depan Nama belakang". Nama satu kata, seperti Suharto, ditulis apa adanya.
  2. Centang "Lembaga" untuk penulis organisasi, misalnya Kementerian Pendidikan.
  3. Salin judul persis seperti aslinya, termasuk anak judul.
  4. Isi DOI bila ada. Untuk situs web, isi URL, dan tanggal akses hanya bila halaman tidak bertanggal atau sering berubah (aturan APA 7).
  5. Tambahkan nomor halaman untuk kutipan langsung.

Batasan alat ini

Alat menata data yang kamu masukkan menurut aturan gaya yang dipublikasikan, tetapi ia tidak mengambil data dari internet dan tidak mengecek apakah sumbernya ada. Kesalahan ketik di data akan ikut ke hasil. Kampus kadang memakai variasi sendiri dari APA atau Harvard, misalnya urutan kota dan penerbit atau format skripsi tak terbit, jadi selalu bandingkan hasil dengan pedoman penulisan fakultasmu. Cara memberi sitasi untuk teks yang kamu parafrase ada di panduan sitasi untuk parafrase. Untuk menulis ulang kalimat dari sumber dengan kata-katamu sendiri, gunakan Parafrase Online, lalu tetap cantumkan sumbernya.

Pertanyaan umum

Apakah generator daftar pustaka ini gratis?

Ya, gratis, tanpa daftar akun, dan tanpa kuota karena seluruh proses berjalan di browsermu sendiri. Kamu bisa membuat entri sebanyak yang dibutuhkan, menumpuknya dalam satu daftar, lalu menyalin semuanya sekaligus.

Gaya apa saja yang didukung?

APA 7, MLA 9, Chicago, Harvard, dan IEEE. Satu data sumber bisa ditampilkan dalam kelimanya dengan mengganti pilihan gaya, jadi berguna ketika kampus atau jurnal tujuan meminta gaya berbeda dari yang kamu pakai sebelumnya.

Apakah hasilnya pasti benar?

Tidak ada jaminan. Alat menata data yang kamu isi menurut aturan gaya yang dipublikasikan, tetapi kesalahan ketik tetap terbawa, dan kampus bisa punya variasi sendiri. Selalu bandingkan dengan pedoman penulisan skripsi atau panduan gaya resminya.

Bagaimana menulis daftar pustaka dari skripsi atau tesis orang lain?

Pilih jenis sumber skripsi/tesis/disertasi, isi penulis, tahun, judul, nama universitas, dan repositori bila ada. Di APA 7, alat menandainya sebagai skripsi tidak diterbitkan bila perlu. Pastikan nama kampus dan jenis karya sudah sesuai.

Apakah alat ini mengambil data buku atau jurnal otomatis dari DOI atau URL?

Tidak. Kamu mengisi sendiri data sumbernya, dan alat hanya menatanya. Karena tidak ada pencarian ke internet, datamu tidak dikirim ke server. Salin judul, penulis, dan tahun dari halaman sumber dengan teliti.

Apa arti dkk. dan hlm. di hasilnya?

Dkk. berarti "dan kawan-kawan", pengganti "et al." untuk penulis banyak. Hlm. berarti halaman, pengganti "pp." atau "p." Di halaman bahasa Indonesia, t.t. berarti tanpa tahun. Kata-kata ini dipakai agar hasil sesuai kebiasaan karya ilmiah berbahasa Indonesia.

Apakah daftar pustaka harus diurutkan abjad?

Pada APA, MLA, Chicago, dan Harvard, ya, diurutkan menurut abjad nama penulis. Pada IEEE, daftar diurutkan menurut nomor kutipan sesuai urutan muncul di teks. Alat mengurutkan daftar yang kamu kumpulkan sesuai gaya yang dipilih.

Panduan terkait

Coba Generator Daftar Pustaka gratis
Tempel teks, pilih mode, selesai. Tanpa daftar.
Buat sitasi