Mengapa kerangka itu penting
Kerangka karangan memaksa kamu memutuskan urutan gagasan sebelum menulis. Hasilnya, tulisan lebih runtut dan tidak melebar. Generator Outline memberi titik awal supaya kamu tidak menatap halaman kosong, tetapi pemilihan fokus dan sumber tetap di tanganmu.
Empat mode
| Mode | Isi kerangka | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Artikel | Judul kerja, pembuka, 5 sampai 8 bagian dengan sub-butir, penutup, ide FAQ | Blog, media, konten SEO |
| Esai | Pernyataan tesis, pendahuluan, 3 sampai 5 bagian isi, penutup yang menjawab tesis | Tugas sekolah, kuliah, lomba |
| Skripsi | BAB I (latar belakang, rumusan masalah, tujuan, batasan, manfaat) sampai BAB V (kesimpulan, saran) | Proposal dan skripsi |
| Presentasi | 8 sampai 15 slide, tiap slide punya judul, pesan utama, butir, dan ide catatan pembicara | Rapat, sidang, seminar |
Tentang kerangka skripsi
Struktur skripsi berbeda antarkampus dan prodi: ada yang memakai lima bab, ada yang memisahkan landasan teori dan kerangka pemikiran, ada pula yang memakai pola kualitatif atau kuantitatif yang berbeda. Anggap kerangka dari alat ini sebagai usulan, lalu cocokkan dengan buku pedoman penulisan fakultasmu dan arahan dosen pembimbing. Untuk ide judul, coba Generator Judul Skripsi.
Tidak ada fakta karangan
Mesin diarahkan memakai topik dan sudut pandang yang kamu berikan. Bila suatu bagian butuh data, contoh nyata, atau teori, bagian itu muncul sebagai butir yang perlu riset. Cari datanya dari sumber tepercaya, lalu catat sumbernya dengan Generator Daftar Pustaka.
Dari kerangka ke tulisan
- Hapus butir yang tidak sesuai tujuan tulisanmu.
- Urutkan ulang bagian agar alurnya logis.
- Isi tiap bagian dengan riset, lalu tulis paragrafnya dengan bantuan Generator Paragraf bila perlu.
- Pada akhir, periksa kembali apakah penutup menjawab pertanyaan di pendahuluan.
Contoh topik yang menghasilkan kerangka tajam
Topik sempit lebih berguna daripada topik luas. "Dampak PPKM terhadap omzet UMKM kuliner di Surabaya" menghasilkan kerangka yang jauh lebih terarah daripada "ekonomi". Tulis juga jenis tulisannya (makalah, esai lomba, artikel blog) dan panjang yang kamu inginkan, supaya jumlah bagian pas.
Batasan
Masukan maksimal 6.000 karakter per proses. Semakin spesifik topikmu, semakin berguna kerangkanya. Topik yang terlalu umum, seperti "pendidikan", menghasilkan kerangka yang juga umum.