Dua cara memilih paragraf
Alat ini menjawab dua kebutuhan berbeda. Pertama, posisi paragraf dalam tulisan: pembuka mengantar pembaca dan menyatakan gagasan pokok, paragraf isi mengembangkan satu gagasan, dan penutup merangkum. Kedua, jenis paragraf menurut tujuan penulis, seperti yang dipelajari di pelajaran Bahasa Indonesia.
| Mode | Tujuan | Ciri hasil |
|---|---|---|
| Pembuka | Mengantar pembaca | Pancingan, konteks, gagasan pokok |
| Isi | Mengembangkan satu gagasan | Kalimat utama, penjelas, penutup bagian |
| Penutup | Merangkum | Menyatakan ulang gagasan, tanpa informasi baru |
| Deskripsi | Menggambarkan | Detail yang bisa dilihat, didengar, dirasa |
| Eksposisi | Menjelaskan | Fakta atau langkah berurutan, tanpa opini |
| Narasi | Menceritakan | Peristiwa berurutan dengan penanda waktu |
| Argumentasi | Meyakinkan dengan alasan | Klaim, alasan, bantahan singkat, simpulan |
| Persuasi | Mengajak bertindak | Klaim kuat, manfaat bagi pembaca, ajakan |
Cara menulis ide yang menghasilkan paragraf bagus
Semakin spesifik catatanmu, semakin tajam hasilnya. Alih-alih menulis "pendidikan", tulis topik dan tiga hal yang ingin dibahas, misalnya "pembelajaran daring di desa: sinyal lemah, kuota mahal, guru kesulitan memantau". Tambahkan tujuan bila perlu, misalnya untuk esai kelas XI atau untuk bagian latar belakang proposal.
Contoh catatan dan modenya
- Mode Deskripsi: sebutkan benda atau tempat dan tiga detail yang kamu lihat, misalnya "pasar pagi, bau ikan asin, suara penjual".
- Mode Narasi: tulis tiga peristiwa berurutan, misalnya "berangkat subuh, mogok di jalan, tiba tepat waktu".
- Mode Persuasi: tulis ajakan dan manfaatnya, misalnya "pilah sampah, lingkungan bersih, biaya angkut turun".
Soal keaslian dan kejujuran
Paragraf yang dihasilkan hanyalah titik awal. Alat tidak mencari sumber, jadi bila paragrafmu butuh data, cari sendiri dari sumber tepercaya dan sitasi. Ikuti kebijakan sekolah atau kampus tentang alat AI. Kalau tugasnya menguji kemampuan menulismu, gunakan hasil alat sebagai contoh belajar, lalu tulis versimu sendiri.
Menyempurnakan hasil
- Pastikan kalimat utama memuat satu gagasan pokok saja.
- Hapus kalimat yang tidak mendukung gagasan itu.
- Periksa kata penghubung antarkalimat agar alurnya mulus.
- Rapikan dengan Perbaiki Kalimat dan Cek Ejaan.
Batasan
Alat menghasilkan satu paragraf per proses. Untuk esai utuh, pakai Penulis Esai atau buat kerangkanya dengan Generator Outline.