Apakah Grammarly mendukung bahasa Indonesia?
Ya, dengan batasan. Grammarly menambahkan bahasa Indonesia pada 11 Maret 2026 bersama 16 bahasa lain, berupa garis merah untuk salah eja dan tata bahasa dasar, dan menamainya beta. Halaman bahasa resminya menyebut saran kejelasan, kelancaran, dan nada (garis biru, berbayar) hanya untuk Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman, Portugis, dan Italia, begitu pula penulisan ulang paragraf. Satu artikel bantuan merumuskan cakupan beta lebih luas, jadi halaman Grammarly sendiri tidak sepenuhnya seragam. Halaman Grammarly bisa berubah, jadi cek sumber resminya.
Pada tes tanpa login di tanggal yang sama, Grammarly menggarisbawahi setiap kata tidak baku yang kami sisipkan dalam paragraf Indonesia pendek. Jadi pernyataan yang tepat bukan "Grammarly tidak bisa bahasa Indonesia". Pernyataan yang tepat: "Grammarly menandai salah eja bahasa Indonesia, tetapi menjelaskannya dalam bahasa Inggris dan belum memberi pembinaan gaya."
Mengapa bahasa Indonesia butuh pedomannya sendiri
Ejaan bahasa Indonesia diatur oleh badan bahasa pemerintah, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Aturan resminya adalah Ejaan yang Disempurnakan (EYD) Edisi V tahun 2022, dan kamus acuannya adalah KBBI yang kini memasuki edisi keenam. Banyak ejaan yang lazim diketik ternyata tidak baku menurut dua sumber itu: praktek (baku: praktik), apotik (apotek), resiko (risiko), silahkan (silakan), dan dimana (di mana untuk kata tanya, dengan spasi). Bagi mahasiswa yang menyerahkan skripsi, pegawai yang menulis surat dinas, atau pelamar kerja, yang penting bukan hanya tahu bahwa kata itu salah, tetapi juga mengapa dan apa bentuk bakunya.
Yang dilakukan AdeptWrite untuk penulis Indonesia
Situs bahasa Indonesia ada di /id/. Cek Ejaan memeriksa teks berdasarkan EYD V, dan Cek Kata Baku KBBI menunjukkan apakah sebuah kata baku. Keduanya memakai daftar kata terbuka ditambah pasangan kata baku dan tidak baku yang diverifikasi AdeptWrite, dan setiap perbaikan disertai alasannya sehingga kamu belajar aturannya, bukan sekadar menerima perubahan. AdeptWrite tidak menyalin KBBI: untuk definisi resmi, kamu diarahkan ke KBBI, dan klaim kami terbatas pada cakupan data yang ada.
Selain ejaan, tersedia Cek Grammar, Parafrase Online, Peringkas Teks, Penerjemah, dan Cek Plagiarisme, semuanya dengan halaman dan harga berbahasa Indonesia.
Siapa memakai yang mana
| Situasimu | Pilihan yang lebih pas |
|---|---|
| Menulis email dan laporan bahasa Inggris | Grammarly, untuk saran kejelasan dan nada langsung |
| Menulis skripsi, surat dinas, atau CV dalam bahasa Indonesia | AdeptWrite, untuk ejaan EYD V dan KBBI beserta alasannya |
| Berganti bahasa Inggris dan Indonesia dalam sehari | Pakai keduanya: Grammarly untuk Inggris, AdeptWrite untuk Indonesia |
| Belajar bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua | AdeptWrite, karena tiap perbaikan menjelaskan aturannya |
| Ingin harga dalam rupiah | AdeptWrite; situs Grammarly menampilkan harga dalam dolar AS |
Yang tidak dilakukan AdeptWrite
AdeptWrite tidak memberi saran langsung saat mengetik di setiap aplikasi, dan bantuan grammar bahasa Indonesianya lebih ringan daripada bantuan bahasa Inggris dari alat khusus Inggris. Alat AI bisa keliru dan kami tidak menyebut angka akurasi. Data ejaan mencakup pasangan kata terverifikasi dan daftar kata, bukan setiap kasus di KBBI, jadi untuk dokumen resmi, pastikan kata yang jarang kamu pakai langsung di KBBI.
Coba dalam dua menit
Tempel kalimat ini ke kedua alat: "Silahkan hubungi apotik terdekat, karna resiko kesehatan tidak boleh dianggap enteng." Bentuk bakunya: "Silakan hubungi apotek terdekat, karena risiko kesehatan tidak boleh dianggap enteng." Perhatikan alat mana yang menandai semua kata itu dan apakah alasannya kamu pahami. Untuk teks bahasa Inggris, lihat tabel AdeptWrite vs Grammarly.