Cara Menulis Sitasi untuk Parafrase (APA 7, MLA, Chicago)
Sitasi parafrase dalam APA 7 cukup memuat nama belakang penulis dan tahun, misalnya (Hartono, 2022), atau "Menurut Hartono (2022)" di awal kalimat. Nomor halaman boleh dicantumkan, tetapi tidak wajib untuk parafrase. Sumber yang dikutip dari sumber lain ditulis dengan "dalam". Lalu masukkan sumbernya ke daftar pustaka.
Jawaban singkat
Dalam gaya APA 7, parafrase disitasi di dalam teks dengan nama belakang penulis dan tahun terbit. Ada dua bentuk:
- Sitasi dalam kurung: Meringkas catatan setelah kuliah membantu daya ingat (Hartono, 2022).
- Sitasi naratif: Hartono (2022) menyatakan bahwa meringkas catatan setelah kuliah membantu daya ingat.
Setelah itu, sumber yang sama harus tercantum lengkap di daftar pustaka. Untuk parafrase, nomor halaman tidak diwajibkan dalam APA 7, tetapi dianjurkan bila pembaca perlu menemukan bagian tertentu. Banyak dosen pembimbing di Indonesia tetap meminta nomor halaman, jadi ikuti pedoman jurusanmu.
Semua nama penulis, judul, dan tahun di panduan ini rekaan untuk latihan, bukan sumber nyata. Gaya penulisan mengikuti ketentuan APA edisi ketujuh, dengan penyesuaian bahasa Indonesia yang lazim di kampus. Pedoman jurusan atau fakultas selalu didahulukan bila ada perbedaan.
Dua bentuk dasar sitasi parafrase
Sitasi dalam kurung
Taruh penulis dan tahun di akhir kalimat sebelum tanda titik. Cocok bila yang ingin kamu tonjolkan adalah isi gagasannya.
Kebiasaan membaca ulang catatan dalam 24 jam pertama membuat materi lebih bertahan (Sulistyowati, 2021).
Sitasi naratif
Nama penulis menjadi bagian kalimat, dan tahun ditaruh dalam kurung tepat sesudahnya. Cocok bila kamu ingin menunjukkan siapa yang berpendapat.
Sulistyowati (2021) menjelaskan bahwa membaca ulang catatan dalam 24 jam pertama membuat materi lebih bertahan.
Pilih bentuk yang membuat kalimat paling enak dibaca. Variasikan, supaya tulisanmu tidak penuh kalimat "Menurut ... (tahun)".
Menyesuaikan dengan jumlah penulis
Nama penulis Indonesia sering hanya satu kata, misalnya "Sugiyono" atau "Hartono". Dalam sitasi, cukup tulis kata itu apa adanya. Jangan dipotong atau dibalik. Bila penulis punya dua kata atau lebih, ikuti cara nama itu ditulis pada sumbernya, dan gunakan bagian yang dijadikan nama belakang di daftar pustaka. Cara mengurutkan nama bisa berbeda antarpedoman, jadi periksa pedoman kampus.
| Jumlah penulis | Dalam kurung | Naratif |
|---|---|---|
| Satu | (Hartono, 2022) | Hartono (2022) |
| Dua | (Hartono & Rahmawati, 2022) atau (Hartono dan Rahmawati, 2022) | Hartono dan Rahmawati (2022) |
| Tiga atau lebih | (Hartono dkk., 2022) | Hartono dkk. (2022) |
| Lembaga | (Badan Pusat Statistik, 2023) | Badan Pusat Statistik (2023) |
Catatan penting:
- Dua penulis: APA 7 memakai tanda & di dalam kurung. Banyak pedoman kampus berbahasa Indonesia memilih "dan". Pilih salah satu dan konsisten dalam seluruh tulisan.
- Tiga penulis atau lebih: APA 7 memakai "et al." untuk teks bahasa Inggris. Dalam tulisan berbahasa Indonesia, lazim memakai "dkk." (dan kawan-kawan). Perhatikan titiknya: "dkk." diikuti koma sebelum tahun.
- Lembaga sebagai penulis: tulis nama lengkap lembaga. Singkatan boleh dipakai pada sitasi berikutnya jika kamu sudah memperkenalkannya pertama kali, misalnya Badan Pusat Statistik (BPS, 2023).
- Beberapa karya penulis yang sama di tahun yang sama: tambahkan huruf pada tahun, misalnya (Hartono, 2022a) dan (Hartono, 2022b).
Sitasi berdasarkan jenis sumber Indonesia
Bentuk sitasi dalam teks hampir sama untuk semua jenis sumber. Yang berbeda adalah penulisan di daftar pustaka.
Buku
Penyusunan jadwal belajar mingguan membantu mahasiswa membagi beban tugas (Rahmawati, 2020).
Daftar pustaka: Rahmawati, N. (2020). Strategi belajar di perguruan tinggi. Penerbit Cahaya Ilmu.
Artikel jurnal, termasuk jurnal terakreditasi SINTA
Kelompok belajar kecil meningkatkan keaktifan diskusi di kelas (Prasetyo & Lestari, 2023).
Daftar pustaka: Prasetyo, A., & Lestari, D. (2023). Pengaruh kelompok belajar kecil terhadap keaktifan diskusi. Jurnal Pendidikan Contoh, 8(2), 101–115. https://doi.org/ (tautan DOI dari halaman artikel)
Gunakan DOI atau tautan stabil dari halaman jurnal. Peringkat SINTA tidak ditulis dalam sitasi, tetapi pembimbing sering menjadikannya pertimbangan kualitas sumber.
Skripsi atau tesis
Penggunaan lembar kerja digital mengurangi waktu pemeriksaan tugas (Nugroho, 2019).
Daftar pustaka: Nugroho, B. (2019). Efektivitas lembar kerja digital dalam pembelajaran [Skripsi, Universitas Contoh]. Repositori Universitas Contoh.
Sitasi dalam teksnya tetap penulis dan tahun. Skripsi lebih tepat dipakai sebagai pelengkap. Jika ada artikel jurnal atau buku yang memuat temuan yang sama, utamakan sumber itu.
Situs web dan laporan lembaga
Tingkat penggunaan internet berbeda antarwilayah (Badan Pusat Statistik, 2023).
Tanggal akses hanya diperlukan bila isinya berubah-ubah. Panduan lengkapnya ada di daftar pustaka APA 7.
Nomor halaman: kapan perlu?
Untuk kutipan langsung, nomor halaman wajib: (Hartono, 2022, hlm. 41). Untuk parafrase, APA 7 tidak mewajibkannya, tetapi mendorong penulis mencantumkannya bila membantu pembaca menemukan bagian yang dimaksud, terutama pada buku tebal. Dalam bahasa Indonesia, "hlm." dipakai untuk halaman tunggal, dan rentang ditulis dengan tanda pisah: (Hartono, 2022, hlm. 41–43). Sebagian pedoman kampus meminta halaman untuk semua sitasi. Ikuti pedoman itu.
Sitasi sekunder: ketika kamu tidak membaca sumber aslinya
Kadang kamu menemukan gagasan seorang penulis (misalnya Gunawan, 1998) di buku penulis lain (misalnya Hartono, 2022), dan kamu tidak membaca karya Gunawan sendiri. Dalam APA 7 ini disebut sitasi sekunder. Untuk bahasa Indonesia, kata penghubungnya "dalam" (padanan "as cited in").
Teori itu menekankan peran pengulangan berjarak dalam mengingat (Gunawan, 1998, dalam Hartono, 2022).
Versi naratif: Gunawan (1998, dalam Hartono, 2022) menekankan peran pengulangan berjarak dalam mengingat.
Aturan pentingnya:
- Hanya sumber yang benar-benar kamu baca yang masuk daftar pustaka. Dalam contoh ini, yang dimasukkan adalah Hartono (2022), bukan Gunawan.
- Sebisa mungkin telusuri sumber aslinya. Sitasi sekunder cocok bila sumber asli sulit diakses, sudah tidak terbit, atau berbahasa asing yang tidak kamu kuasai.
- Jangan menulis seolah-olah kamu membaca karya Gunawan. Itu bentuk ketidakjujuran dalam menyitasi.
MLA 9 dan Chicago secara ringkas
Beberapa jurusan, misalnya sastra, bahasa, dan humaniora, memakai gaya selain APA. Berikut perbandingan kalimat yang sama.
| Gaya | Dalam teks (parafrase) | Catatan |
|---|---|---|
| APA 7 | (Hartono, 2022) | Penulis dan tahun, dipisah koma |
| MLA 9 | (Hartono 41) | Penulis dan halaman, tanpa koma dan tanpa tahun; halaman umumnya dicantumkan |
| Chicago (author-date) | (Hartono 2022, 41) | Penulis dan tahun tanpa koma, halaman setelah koma |
| Chicago (catatan kaki) | Nomor kecil di akhir kalimat, catatan di kaki halaman | Sitasi lengkap ada di catatan kaki |
Contoh MLA 9 naratif: Hartono berpendapat bahwa catatan ringkas membantu daya ingat (41). Alat Generator Daftar Pustaka mendukung APA 7, MLA 9, Chicago, Harvard, dan IEEE, sehingga kamu bisa melihat format entri daftar pustaka untuk tiap gaya. Panduan gaya sitasi MLA 9 dan Harvard membahas gaya itu lebih rinci.
Contoh sebelum dan sesudah
Sumber (rekaan): Rahmawati (2020, hlm. 77) menulis bahwa mahasiswa yang menyusun jadwal belajar mingguan cenderung lebih jarang menunda pengerjaan tugas.
Kurang tepat (tanpa sitasi):
Mahasiswa yang membuat jadwal belajar tiap minggu lebih jarang menunda tugas.
Kurang tepat (sitasi ada, tetapi masih tambal sulam):
Mahasiswa yang menyusun jadwal belajar mingguan cenderung lebih jarang menunda tugas (Rahmawati, 2020).
Tepat (parafrase dengan sitasi):
Menurut Rahmawati (2020, hlm. 77), jadwal belajar yang direncanakan per minggu membantu mahasiswa menyelesaikan tugas tepat waktu.
Jika kamu belum yakin parafrasemu cukup berbeda dari sumber, baca apakah parafrase termasuk plagiat.
Praktik menulis sitasi yang rapi
- Catat sumber saat membaca. Tulis penulis, tahun, judul, penerbit atau jurnal, dan nomor halaman pada catatanmu, jangan menunggu sampai akhir.
- Satu sitasi untuk satu gagasan. Bila paragraf memakai satu sumber untuk beberapa kalimat, taruh sitasi di kalimat pertama yang memakainya dan ulangi di kalimat lain yang membawa gagasan berbeda.
- Sesuaikan tanda baca. Titik kalimat ada sesudah kurung penutup, bukan sebelumnya: ... daya ingat (Hartono, 2022).
- Cocokkan teks dan daftar pustaka. Setiap sitasi di teks harus ada di daftar pustaka, dan sebaliknya.
- Urutkan menurut abjad nama penulis di daftar pustaka pada APA 7.
- Periksa penulisan kata. Gunakan kata baku dan tanda baca sesuai EYD Edisi V. Cek Ejaan membantu menemukan salah ketik.
Parafrase Online membantu menyusun ulang kalimat, tetapi alat itu tidak menambahkan sitasi dan tidak tahu dari mana teks berasal. Kamu yang bertanggung jawab menyebut sumbernya. Hasil generator sitasi juga dibuat di browser dan perlu kamu cocokkan dengan pedoman gaya yang berlaku, karena pedoman kampus kadang menetapkan variasi sendiri.
Kesalahan yang sering terjadi
| Kesalahan | Perbaikan |
|---|---|
| Menulis nama depan penulis di sitasi, misalnya (Budi Hartono, 2022) | Tulis nama belakang atau nama yang dipakai di daftar pustaka: (Hartono, 2022) |
| Memakai "dkk" tanpa titik atau tanpa koma sebelum tahun | (Hartono dkk., 2022) |
| Mencampur "&" dan "dan" dalam satu tulisan | Pilih satu dan konsisten |
| Memasukkan sumber primer ke daftar pustaka padahal hanya membaca sumber sekunder | Masukkan hanya yang dibaca |
| Sitasi ada di teks tetapi tidak ada di daftar pustaka | Lengkapi daftar pustaka |
| Menaruh sitasi di akhir paragraf saja | Taruh di kalimat yang memakai gagasan tersebut |
Bila APA, MLA, Chicago, atau pedoman kampusmu memperbarui aturannya, ikuti versi terbaru dari pihak yang menerbitkannya.
Coba alatnya
Pertanyaan umum
Apakah parafrase wajib mencantumkan nomor halaman?
Dalam APA 7, nomor halaman wajib untuk kutipan langsung dan tidak wajib untuk parafrase, tetapi dianjurkan bila membantu pembaca menemukan bagian sumber. Banyak kampus di Indonesia meminta halaman untuk semua sitasi, jadi ikuti pedoman jurusan atau dosen pembimbingmu.
Bagaimana menulis sitasi untuk penulis yang hanya punya satu nama?
Tulis nama itu apa adanya sebagai nama belakang, misalnya (Hartono, 2022), tanpa inisial. Di daftar pustaka, nama itu juga ditulis apa adanya. Jangan menambah atau membalik nama, dan ikuti penulisan yang tercantum pada sumber atau pedoman kampusmu.
Kapan memakai "dalam" pada sitasi?
Pakai "dalam" untuk sitasi sekunder, yaitu ketika kamu mengutip gagasan yang kamu temukan di buku atau artikel lain dan tidak membaca sumber aslinya, misalnya (Gunawan, 1998, dalam Hartono, 2022). Di daftar pustaka hanya sumber yang kamu baca, yaitu Hartono (2022).
Apakah sitasi saja cukup untuk menghindari plagiat?
Tidak selalu. Sitasi mengakui sumber gagasan, tetapi kalimatmu juga harus berbeda dari sumber, bukan sekadar mengganti beberapa kata. Bila sulit diubah, kutip langsung dengan tanda petik dan nomor halaman. Aturan lengkapnya ada di panduan tentang parafrase dan plagiat.
Panduan terkait
- Cara Menulis Daftar Pustaka APA 7: Buku, Jurnal, Web, Skripsi, dan Laporan — Daftar pustaka APA 7 disusun menurut abjad nama belakang penulis dengan pola umum: Penulis. (Tahun). Judul. Penerbit. Ju…
- Apakah Parafrase Termasuk Plagiat? Batasnya dan Contohnya — Parafrase yang tidak mencantumkan sumber tetap termasuk plagiat, sebab yang dicuri adalah gagasannya, bukan hanya kata-k…
- Cara Parafrase yang Benar agar Tidak Plagiat (+ Contoh) — Parafrase yang benar menyampaikan gagasan sumber dengan kata dan susunan kalimatmu sendiri, tanpa mengubah makna, lalu t…