Penggunaan Tanda Koma yang Benar Menurut EYD V: Aturan dan Contoh
Koma dipakai di antara unsur perincian, sebelum tetapi, melainkan, dan sedangkan, setelah anak kalimat yang mendahului induk kalimat, sesudah ungkapan penghubung antarkalimat, pada sapaan dan petikan langsung, serta pada alamat, tanggal, dan gelar. Koma tidak dipakai sebelum anak kalimat yang berada di belakang. Panduan ini memuat contoh benar dan salah.
Jawaban singkat: kapan koma dipakai?
Menurut Ejaan yang Disempurnakan (EYD) Edisi V, koma dipakai di antara unsur perincian, **sebelum kata penghubung tetapi, melainkan, dan sedangkan, setelah anak kalimat yang mendahului induk kalimat, sesudah ungkapan penghubung antarkalimat** (seperti jadi, oleh karena itu, namun), untuk memisahkan sapaan dan petikan langsung, serta pada alamat, tempat dan tanggal, dan gelar yang mengikuti nama. Koma tidak dipakai di depan anak kalimat yang berada di belakang induk kalimat.
Kaidah ini melanjutkan bab tanda koma dalam PUEBI. Pegangan resminya ada di situs ejaan Kemendikdasmen, dan penulisan kata pada contoh bisa dicek di KBBI daring. Panduan ini merangkum kaidah itu dengan contoh buatan sendiri, urut dari yang paling sering muncul di tugas kuliah dan surat kerja. Gambaran semua tanda baca ada di tanda baca dalam EYD V.
Tabel ringkas dua belas aturan koma
| No. | Situasi | Contoh benar |
|---|---|---|
| 1 | Perincian | Ia membeli beras, minyak, gula, dan telur. |
| 2 | Sebelum tetapi | Soalnya mudah, tetapi waktunya singkat. |
| 3 | Sebelum melainkan | Ia bukan malas, melainkan kelelahan. |
| 4 | Sebelum sedangkan | Kakak kuliah di Bandung, sedangkan adik bersekolah di Garut. |
| 5 | Anak kalimat di depan | Karena banjir, jalan itu ditutup. |
| 6 | Penghubung antarkalimat | Oleh karena itu, peserta wajib hadir tepat waktu. |
| 7 | Kata seru dan sapaan | Wah, hasilnya bagus sekali. / Dik, tolong bawa map itu. |
| 8 | Petikan langsung | Ibu berkata, "Makan dulu." |
| 9 | Bagian alamat | Jalan Diponegoro No. 5, Surabaya |
| 10 | Tempat dan tanggal | Medan, 2 November 2026 |
| 11 | Gelar di belakang nama | Siti Rahayu, S.Pd., M.Pd. |
| 12 | Angka desimal | 3,5 persen; Rp25.000,00 |
Aturan 1: perincian dan pembilangan
Koma memisahkan unsur-unsur yang disebut berurutan. Di depan unsur terakhir yang didahului dan atau serta, koma tetap dipasang dalam pedoman ejaan.
- Benar: Kami mempelajari fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik.
- Salah: Kami mempelajari fonologi morfologi sintaksis dan semantik.
Kalau hanya dua unsur, koma tidak diperlukan: Saya memilih teh dan kopi. Jika setiap unsur perincian itu sendiri sudah berkoma, pisahkan dengan titik koma (lihat penggunaan titik koma). Pembahasan khusus perincian ada di panduan koma sebelum dan dalam perincian.
Aturan 2 sampai 4: koma sebelum tetapi, melainkan, dan sedangkan
Ketiga kata ini menghubungkan klausa setara, dan koma dipasang sebelum kata itu.
| Salah | Benar |
|---|---|
| Dia pintar tetapi pemalu. | Dia pintar, tetapi pemalu. |
| Ia tidak membeli buku melainkan meminjamnya. | Ia tidak membeli buku, melainkan meminjamnya. |
| Aku suka kopi sedangkan adikku suka teh. | Aku suka kopi, sedangkan adikku suka teh. |
Tetapi dan melainkan sering tertukar. Tetapi menyatakan pertentangan biasa (rajin, tetapi belum lulus), sedangkan melainkan dipakai sesudah klausa yang bernegasi untuk menyatakan pengganti (bukan malas, melainkan sakit). Bentuk tapi adalah bahasa percakapan; dalam tulisan resmi pakai tetapi.
Kata namun berbeda dari tiga kata di atas bila ia membuka kalimat baru: Namun, hasilnya belum sesuai harapan. Bila namun berada di tengah satu kalimat, kebanyakan penulis memakai tanda koma sebelumnya, tetapi lebih jelas jika kalimat dipecah. Pelajari fungsi penghubung lainnya di panduan konjungsi.
Aturan 5: setelah anak kalimat yang mendahului induk kalimat
Kalimat majemuk bertingkat terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. Jika anak kalimat (diawali jika, karena, meskipun, setelah, ketika, agar, dan sejenisnya) berada di depan, pisahkan dengan koma. Jika anak kalimat berada di belakang, jangan pakai koma.
| Anak kalimat di depan | Anak kalimat di belakang |
|---|---|
| Karena listrik padam, rapat ditunda. | Rapat ditunda karena listrik padam. |
| Jika nilai sudah lengkap, kamu boleh mendaftar sidang. | Kamu boleh mendaftar sidang jika nilai sudah lengkap. |
| Meskipun lelah, ia tetap mengerjakan revisi. | Ia tetap mengerjakan revisi meskipun lelah. |
| Ketika dosen masuk, mahasiswa berdiri. | Mahasiswa berdiri ketika dosen masuk. |
Kesalahan yang lazim ditemukan pada skripsi adalah koma yang dipasang di depan anak kalimat belakang: Peneliti menggunakan kuesioner, karena data dikumpulkan dari banyak responden. Hapus komanya.
Perlu dibedakan dari frasa keterangan (bukan anak kalimat) yang berdiri di depan kalimat, misalnya Pada tahun ajaran 2025/2026, jumlah peserta bertambah. Frasa seperti ini lazim diberi koma, terutama bila panjang atau bila tanpa koma pembaca bisa salah baca. Untuk keterangan yang sangat pendek, praktiknya bervariasi, jadi ikuti pedoman lembagamu.
Aturan 6: ungkapan penghubung antarkalimat
Ungkapan yang menghubungkan kalimat sebelumnya dengan kalimat yang sedang ditulis ditempatkan di awal kalimat dan diikuti koma: oleh karena itu, jadi, dengan demikian, akan tetapi, meskipun begitu, lagi pula, selain itu, namun, sebaliknya.
- Benar: Data belum lengkap. Oleh karena itu, analisis ditunda.
- Benar: Responden berasal dari tiga kota. Selain itu, usianya beragam.
- Salah: Data belum lengkap. Oleh karena itu analisis ditunda.
Daftar dan contoh lebih lanjut ada di panduan kata penghubung antarkalimat.
Aturan 7 dan 8: seruan, sapaan, dan petikan langsung
Koma memisahkan kata seru seperti o, ya, wah, aduh, hai, oh, dan kata sapaan dari kalimat sesudahnya, dan memisahkan sapaan dari bagian lain.
- Aduh, kakiku terkilir.
- Pak, mohon tanda tangan di sini.
- Mari bergabung, Saudara-saudara.
Petikan langsung dipisahkan dari bagian yang mendahuluinya atau mengikutinya dengan koma, kecuali petikan itu berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru.
- Benar: Pak Rahmat berkata, "Berkas Anda sudah lengkap."
- Benar: "Berkas saya sudah lengkap," jawab Dewi.
- Benar: "Kapan sidangnya?" tanya Dewi. (tanpa koma, karena sudah ada tanda tanya)
- Salah: "Kapan sidangnya?", tanya Dewi.
Perhatikan bahwa huruf pertama petikan langsung memakai huruf kapital dan tanda petik penutup berada sesudah tanda baca. Aturan huruf kapital dibahas di aturan huruf kapital EYD V.
Aturan 9 sampai 11: alamat, tempat dan tanggal, serta gelar
Koma memisahkan bagian-bagian alamat yang ditulis berurutan dalam satu baris, serta nama tempat dan tanggal.
- Jalan Veteran No. 12, Malang, Jawa Timur 65145
- Yogyakarta, 3 November 2026
- Kantor kami berada di Jalan Sudirman No. 20, Pekanbaru.
Pada kop surat atau amplop yang ditulis dalam baris terpisah, setiap baris berdiri sendiri dan akhir baris tidak diberi tanda baca. Cara menyusun surat resmi dan sapaan di dalamnya ada di panduan sapaan dan gelar dalam surat.
Gelar yang mengikuti nama dipisahkan dengan koma, dan antargelar juga dipisahkan koma. Gelar di depan nama tidak memakai koma.
- Benar: Dr. Ratna Dewi, M.Si.
- Benar: Anwar Fauzi, S.H., M.Kn.
- Salah: Ratna Dewi M.Si.
- Benar (di depan nama): Prof. Dr. Budi Santoso
Ketika gelar di belakang nama muncul di tengah kalimat, banyak pedoman menempatkan koma pembuka dan penutup: Bapak Anwar Fauzi, S.H., hadir kemarin. Pola ini mengikuti kaidah keterangan tambahan.
Aturan 12: angka desimal dan rupiah
Di Indonesia koma dipakai sebagai tanda desimal dan titik sebagai pemisah ribuan: 1.500 dibaca seribu lima ratus, sedangkan 3,5 dibaca tiga koma lima. Uang ditulis tanpa spasi setelah Rp: Rp1.250.000,00. Ini kebalikan dari kebiasaan di dokumen berbahasa Inggris, sehingga angka dari tabel berbahasa Inggris perlu disesuaikan, seperti 3.5 menjadi 3,5.
Keterangan tambahan dan apositif
Keterangan tambahan yang sifatnya menjelaskan tetapi tidak menentukan inti kalimat diapit koma. Pola yang sama dipakai pada apositif, yaitu keterangan yang menjelaskan nomina di depannya.
- Benar: Bu Wulan, dosen pembimbing saya, menyetujui judul itu.
- Benar: Universitas Gadjah Mada, yang berada di Yogyakarta, membuka pendaftaran.
Bandingkan dengan keterangan yang membatasi dan menentukan acuan, yang tidak memakai koma: Mahasiswa yang belum membayar tidak dapat mengikuti ujian. Bila koma ditambahkan (Mahasiswa, yang belum membayar, tidak dapat mengikuti ujian), maknanya bergeser menjadi semua mahasiswa belum membayar. Ujian sederhananya: jika bagian itu dihapus dan kalimat masih menunjuk hal yang sama, pakai koma; jika menghapusnya mengubah acuan, jangan pakai koma.
Kapan koma tidak dipakai
- Di depan anak kalimat yang berada di belakang induk kalimat (aturan 5).
- Di antara subjek dan predikat: Mahasiswa yang rajin, mendapatkan beasiswa. adalah salah.
- Sebelum petikan yang dimulai dengan bahwa atau yang berupa petikan tidak langsung: Dosen berkata bahwa nilai akan diumumkan besok.
- Setelah petikan yang berakhir tanda tanya atau tanda seru.
- Sebelum dan di antara dua unsur saja.
- Antara kata kerja dan objeknya, atau antara kata depan dan kata yang diikutinya.
Contoh sebelum dan sesudah
Sebelum:
Mahasiswa yang mengikuti kuliah umum akan mendapat sertifikat tetapi mahasiswa yang tidak hadir harus mengerjakan tugas pengganti. Karena kuota terbatas pendaftaran ditutup pada 20 November 2026 dan peserta dimohon membawa KTM bolpoin dan laptop. Oleh karena itu mahasiswa disarankan mendaftar lebih awal.
Sesudah:
Mahasiswa yang mengikuti kuliah umum akan mendapat sertifikat, tetapi mahasiswa yang tidak hadir harus mengerjakan tugas pengganti. Karena kuota terbatas, pendaftaran ditutup pada 20 November 2026, dan peserta dimohon membawa KTM, bolpoin, dan laptop. Oleh karena itu, mahasiswa disarankan mendaftar lebih awal.
Koma ditambahkan sebelum tetapi, setelah anak kalimat Karena kuota terbatas, di dalam perincian, dan setelah Oleh karena itu. Pada kalimat kedua, koma sebelum dan peserta memisahkan dua klausa yang masing-masing punya subjek; tanpa koma itu pun kalimat masih dapat dipahami, tetapi koma membuatnya lebih mudah dibaca.
Kesalahan koma yang sering muncul dalam skripsi dan surat kerja
- **Koma sebelum karena di tengah kalimat.** Data dianalisis ulang, karena ada ketidakkonsistenan. Hapus koma.
- **Lupa koma setelah namun atau oleh karena itu di awal kalimat.**
- Koma antara subjek dan predikat karena subjek panjang.
- Perincian tanpa koma pada daftar kata kunci atau nama responden.
- Koma setelah tanda tanya atau seru pada petikan.
- Koma desimal ditulis titik (3.5) pada angka berbahasa Indonesia.
- Koma berlebihan dalam kalimat panjang. Bila kamu butuh lebih dari empat koma dalam satu kalimat, coba pecah menjadi dua kalimat.
Daftar periksa
- Apakah setiap unsur perincian dipisah koma, termasuk koma sebelum dan di unsur terakhir?
- Apakah ada koma sebelum tetapi, melainkan, dan sedangkan?
- Apakah anak kalimat di depan diikuti koma, dan anak kalimat di belakang tidak didahului koma?
- Apakah oleh karena itu, jadi, namun, dan sejenisnya di awal kalimat diikuti koma?
- Apakah koma pada petikan langsung dipasang di tempat yang tepat?
- Apakah alamat, tempat dan tanggal, serta gelar ditulis dengan koma yang sesuai?
- Apakah tidak ada koma antara subjek dan predikat?
Memeriksa koma dengan alat
Koma mudah terlewat karena kalimat terbaca wajar bagi penulisnya sendiri. Tempelkan tulisanmu ke Cek Grammar Bahasa Indonesia untuk memeriksa tata bahasa, ejaan, dan tanda baca sesuai EYD V, dan ke Cek Ejaan & Typo (EYD V) untuk typo dan kata tidak baku. Alat membantu menandai sebagian masalah, tetapi keputusan seperti apakah suatu keterangan bersifat membatasi atau menambah tetap perlu kamu pertimbangkan. Jika kalimat terlalu panjang sehingga penempatan koma membingungkan, coba Perbaiki Kalimat lalu periksa ulang hasilnya sebelum disalin ke dokumen.
Panduan ini bukan pengganti teks resmi. Ejaan dapat diperbarui, sehingga untuk skripsi, surat dinas, atau naskah penerbitan, cocokkan butir yang meragukan dengan situs resmi dan pedoman penulisan lembagamu. Untuk tanda baca lain, lanjutkan ke tanda baca dalam EYD V dan kesalahan ejaan yang sering terjadi.
Coba alatnya
Pertanyaan umum
Apakah ada koma sebelum tetapi?
Ya. Koma dipasang sebelum tetapi, melainkan, dan sedangkan karena ketiganya menghubungkan klausa setara. Contohnya "Soalnya mudah, tetapi waktunya singkat." Hindari bentuk percakapan tapi dalam tulisan resmi dan jangan lupa koma tetap ada walaupun klausanya pendek.
Apakah anak kalimat di belakang perlu didahului koma?
Tidak. Bila anak kalimat berada di belakang induk kalimat, tidak ada koma: "Rapat ditunda karena listrik padam." Koma baru dipakai bila anak kalimat berada di depan: "Karena listrik padam, rapat ditunda." Ini kesalahan yang lazim muncul dalam skripsi.
Apakah koma dipakai sebelum dan pada perincian?
Dalam pedoman ejaan, perincian tiga unsur atau lebih memakai koma sebelum dan atau serta pada unsur terakhir, misalnya "buku, pena, dan map". Untuk dua unsur saja, koma tidak perlu. Ikuti satu pola secara konsisten, dan cek gaya selingkung lembaga bila ada.
Bagaimana koma pada angka desimal dan rupiah?
Bahasa Indonesia memakai koma sebagai tanda desimal dan titik sebagai pemisah ribuan. Tulis 3,5 persen dan Rp1.250.000,00, bukan 3.5 persen atau Rp1,250,000. Saat menyalin angka dari dokumen berbahasa Inggris, ubah dulu tanda titik dan komanya agar sesuai ejaan.
Panduan terkait
- Tanda Baca dalam EYD Edisi V: Jenis, Fungsi, dan Aturan Penggunaannya — EYD Edisi V mengatur belasan tanda baca: titik, koma, titik koma, titik dua, tanda hubung, tanda pisah, tanda tanya, tan…
- Konjungsi (Kata Penghubung): Jenis, Contoh, dan Aturan Tanda Bacanya — Konjungsi atau kata penghubung adalah kata yang menghubungkan kata, frasa, klausa, atau kalimat. Ada empat kelompok utam…
- Kata Penghubung Antarkalimat dalam Esai: Daftar, Fungsi, Posisi, dan Aturan Koma — Kata penghubung antarkalimat (konjungsi antarkalimat) menghubungkan satu kalimat dengan kalimat sebelumnya dan ditulis d…
- Kalimat Rancu (Kontaminasi): Contoh dan Cara Memperbaikinya — Kalimat rancu adalah kalimat yang susunan atau pilihan katanya kacau sehingga maknanya kabur atau salah dibaca. Penyebab…
- Aturan Huruf Kapital Menurut EYD Edisi V: Nama, Jabatan, Sapaan, Hari, dan Bulan — Huruf kapital dipakai di awal kalimat dan petikan langsung, pada nama diri (orang, tempat, lembaga, hari, bulan), pada j…