Ejaan & tata bahasa

Aturan Huruf Kapital Menurut EYD Edisi V: Nama, Jabatan, Sapaan, Hari, dan Bulan

Tim Editorial AdeptWriteDiperbarui 9 menit baca

Huruf kapital dipakai di awal kalimat dan petikan langsung, pada nama diri (orang, tempat, lembaga, hari, bulan), pada jabatan yang diikuti nama, serta pada sapaan seperti Bapak dan Ibu. Kata umum, jabatan tanpa nama, dan arah mata angin tetap huruf kecil. Panduan ini memuat aturan EYD V, pasangan benar-salah, tabel ringkas, dan daftar periksa.

Jawaban singkat: kapan huruf kapital dipakai?

Dalam bahasa Indonesia, huruf kapital dipakai pada huruf pertama kalimat, huruf pertama petikan langsung, dan nama diri: nama orang, tempat, lembaga resmi, hari, bulan, hari raya, bangsa, suku, dan bahasa. Huruf kapital juga dipakai pada jabatan yang diikuti nama orang atau tempat, dan pada kata sapaan seperti Bapak, Ibu, atau Saudara saat dipakai menyapa. Selain itu, huruf kecil.

Pegangan resminya adalah Ejaan yang Disempurnakan (EYD) Edisi V tahun 2022 dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, yang tersedia di situs ejaan Kemendikdasmen, dengan kamus rujukan KBBI daring. Kaidah huruf kapital pada EYD V pada dasarnya melanjutkan kaidah PUEBI; ringkasan perubahan antaredisi ada di panduan EYD Edisi V dan perubahannya dari PUEBI.

Prinsip yang paling berguna untuk diingat: huruf kapital menandai nama diri, bukan kata yang dianggap penting. Kata "pemerintah", "universitas", atau "direktur" tidak otomatis berkapital hanya karena kamu menghormatinya.

Tabel ringkas: kapital atau huruf kecil?

SituasiKapitalHuruf kecil
Awal kalimatSaya sedang menulis bab dua.
Nama orangSiti Nurhalizamesin diesel, 5 ampere
Jabatan + namaPresiden Soekarno, Dekan Fakultas HukumIa diangkat menjadi presiden.
Sapaan"Kapan Bapak berangkat?"Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.
Hari dan bulanhari Jumat, bulan Agustusmusim hujan
Nama geografiDanau Toba, Asia Tenggaraberlayar ke teluk
Bahasa dan bangsabahasa Jawa, bangsa Indonesiamengindonesiakan istilah
Lembaga resmiKementerian Keuangankementerian di setiap negara

Aturan 1: awal kalimat dan petikan langsung

Setiap kalimat dimulai dengan huruf kapital, termasuk kalimat pertama sesudah titik, tanda tanya, dan tanda seru. Petikan langsung juga diawali huruf kapital, tetapi petikan tidak langsung tidak.

  • Benar: Dosen berkata, "Kumpulkan draf bab tiga minggu depan."
  • Salah: Dosen berkata, "kumpulkan draf bab tiga minggu depan."
  • Benar (tidak langsung): Dosen berkata bahwa draf bab tiga harus dikumpulkan minggu depan.

Jika petikan terpotong oleh keterangan, bagian lanjutan memakai huruf kecil: "Kumpulkan draf itu," kata dosen, "sebelum hari Jumat." Setelah titik dua pada rincian, huruf berikutnya tetap kecil kecuali kata itu nama diri atau awal kalimat lengkap yang berdiri sendiri.

Aturan 2: nama orang, gelar, dan singkatan gelar

Huruf pertama setiap unsur nama orang ditulis dengan huruf kapital: Maria Ulfa, Ki Hajar Dewantara. Nama orang yang dipakai sebagai nama jenis atau satuan ditulis dengan huruf kecil: mesin diesel, 10 volt, 5 ampere.

Gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan berkapital bila diikuti nama, dan berhuruf kecil bila berdiri sendiri.

BenarSalah
Sultan Hasanuddinsultan Hasanuddin
Ia dinobatkan menjadi sultan.Ia dinobatkan menjadi Sultan.
Haji Agus Salimhaji Agus Salim
Ibadah haji berlangsung setahun sekali.Ibadah Haji berlangsung setahun sekali.

Singkatan gelar akademik dan profesi yang dipakai bersama nama diawali huruf kapital dan diikuti titik, misalnya Dr., Prof., S.Pd., M.Sc., S.H. Cara menempatkannya dalam surat dan undangan dibahas di sapaan dan gelar dalam surat.

Aturan 3: jabatan dan pangkat

Nama jabatan dan pangkat berkapital kalau diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat yang menggantikan nama orang tertentu. Kalau berdiri sendiri atau dipakai secara umum, huruf kecil.

BenarSalah
Wakil Presiden Ma'ruf Amin hadir dalam acara itu.wakil presiden Ma'ruf Amin hadir dalam acara itu.
Siapa gubernur yang baru dilantik itu?Siapa Gubernur yang baru dilantik itu?
Gubernur Jawa Tengah membuka seminar.gubernur Jawa Tengah membuka seminar.
Tahun depan ia akan naik pangkat menjadi kolonel.Tahun depan ia akan naik pangkat menjadi Kolonel.
Rektor Universitas Gadjah Mada menandatangani nota kesepahaman.rektor Universitas Gadjah Mada menandatangani nota kesepahaman.

Di dokumen resmi tertentu, misalnya peraturan perundang-undangan atau pedoman internal sebuah instansi, jabatan tertentu kadang ditulis dengan kapital meskipun tidak diikuti nama. Itu keputusan gaya selingkung dokumen tersebut. Untuk skripsi, artikel, dan surat umum, ikuti kaidah di atas dan pedoman penulisan kampus atau kantormu.

Aturan 4: sapaan Bapak, Ibu, Saudara, dan kata kekerabatan

Kata kekerabatan seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman ditulis dengan huruf kapital jika dipakai untuk menyapa atau mengacu pada orang tertentu, dan huruf kecil jika menyebut hubungan secara umum.

  • Benar: "Kapan Bapak berangkat?" tanya Harto.
  • Benar: Surat Saudara sudah saya terima.
  • Benar: Mereka pergi ke rumah Pak Camat.
  • Benar: Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.
  • Salah: Kita harus menghormati Bapak dan Ibu kita. (menyebut orang tua secara umum, jadi bapak dan ibu)

Kata ganti Anda selalu berkapital, juga di tengah kalimat: "Apakah Anda sudah mengisi formulir?" Kata ganti untuk Tuhan, seperti Engkau, Dia, dan akhiran -Nya atau -Mu pada "hamba-Nya" dan "rahmat-Mu", ditulis dengan huruf kapital dan dihubungkan dengan tanda hubung.

Untuk email dan surat lamaran, pola ini penting: "Yth. Bapak Rudi Hartono" berkapital karena memuat sapaan dan nama, sedangkan kalimat "kami menghormati bapak-bapak guru" tidak.

Aturan 5: hari, bulan, hari raya, dan peristiwa sejarah

Nama hari, bulan, tahun menurut kalender tertentu, hari raya, dan peristiwa sejarah berkapital. Kata penanda umum seperti hari dan bulan tetap berhuruf kecil.

BenarSalah
hari Jumat, bulan AgustusHari jumat, Bulan agustus
tahun Hijriah, tarikh Masehitahun hijriah
hari Natal, hari Lebaranhari natal
Proklamasi Kemerdekaan Indonesiaproklamasi kemerdekaan Indonesia
Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan.Soekarno dan Hatta memproklamasikan Kemerdekaan.

Nama bulan yang sering salah dari segi ejaan, bukan hanya kapital, antara lain Februari (bukan Pebruari), November (bukan Nopember), dan Ramadan (bukan Ramadhan). Masing-masing punya entri sendiri: Februari atau februari, Februari atau Pebruari, November atau Nopember, dan Ramadan atau Ramadhan. Kata "musim hujan" atau "liburan semester" bukan nama diri sehingga tidak berkapital.

Aturan 6: bangsa, suku, bahasa, dan nama geografi

Nama bangsa, suku, dan bahasa berkapital: bangsa Indonesia, suku Minangkabau, bahasa Sunda. Kata turunan yang bukan nama diri berhuruf kecil: mengindonesiakan, kejawa-jawaan, keinggris-inggrisan.

Nama geografi berkapital kalau unsur umumnya menjadi bagian dari nama. Kalau unsur itu dipakai sebagai kata biasa, huruf kecil.

BenarSalah
Danau Toba, Sungai Musi, Selat Lombokdanau Toba, sungai Musi
Berlayar ke teluk, mandi di sungaiBerlayar ke Teluk, mandi di Sungai
Asia Tenggara, Timur Tengahasia tenggara
dari barat ke timurdari Barat ke Timur
Jakarta SelatanJakarta selatan

Arah mata angin sebagai penunjuk arah berhuruf kecil, tetapi menjadi huruf kapital bila bagian dari nama wilayah. Nama julukan dan nama jalan juga berkapital: Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pahlawan. Benda yang dinamai dari tempat, seperti gula jawa atau kacang bogor, ditulis dengan huruf kecil karena sudah menjadi nama jenis; cek bentuk resminya di KBBI bila ragu.

Aturan 7: lembaga, dokumen resmi, dan nama bidang

Huruf pertama setiap unsur nama resmi negara, lembaga, badan, dan dokumen resmi berkapital, kecuali kata tugas seperti dan, yang, di, untuk, dan dari, yang tetap huruf kecil.

  • Benar: Republik Indonesia, Majelis Permusyawaratan Rakyat, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  • Benar: Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Salah: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi.

Jika kata itu tidak merujuk pada nama resmi tertentu, huruf kecil: Pemerintah daerah menyiapkan anggaran (umum) berbeda dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (nama resmi). Demikian pula "menurut undang-undang yang berlaku", "badan usaha milik negara", dan "perguruan tinggi negeri". Nama mata kuliah, program studi, dan fakultas mengikuti pola yang sama: Fakultas Ekonomi dan Bisnis berkapital sebagai nama resmi, tetapi "ia kuliah di fakultas ekonomi" tidak.

Aturan 8: judul buku, artikel, dan karya

Setiap kata dalam judul buku, majalah, surat kabar, dan makalah diawali huruf kapital, kecuali kata tugas seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk yang tidak berada di awal judul.

  • Benar: Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
  • Benar: Ia membaca majalah Bahasa dan Sastra.
  • Salah: ia membaca majalah Bahasa Dan Sastra.

Catatan penting untuk skripsi: gaya sitasi APA 7 menuliskan judul buku dan artikel pada daftar pustaka dengan kapital hanya di huruf pertama dan pada nama diri (sentence case), sedangkan aturan EYD di atas berlaku untuk judul di dalam teks. Jadi dua kaidah itu tidak bertabrakan, tetapi keduanya harus diterapkan pada tempat yang tepat. Pedoman kampus tetap yang paling menentukan; lihat cara menulis daftar pustaka APA 7.

Aturan 9: ungkapan keagamaan dan kitab suci

Nama Tuhan, nama dan sebutan bagi-Nya, serta nama kitab suci berkapital: Allah, Tuhan Yang Maha Esa, Alkitab, Weda. Begitu pula nama agama dan aliran: Islam, Kristen, Hindu, Buddha. Namun kata yang hanya bersifat umum berhuruf kecil: "Ia beribadah dengan tekun", "kitab suci", "tuhan-tuhan dalam mitologi Yunani".

Contoh sebelum dan sesudah

Contoh 1, laporan PKL

Sebelum: "pada hari senin, 3 november 2025, kami bertemu dengan direktur PT Maju Jaya, bapak Rudi, di kantor beliau di jakarta selatan."

Sesudah: "Pada hari Senin, 3 November 2025, kami bertemu dengan Direktur PT Maju Jaya, Bapak Rudi, di kantor beliau di Jakarta Selatan."

Perbaikan: awal kalimat, nama hari dan bulan, jabatan yang diikuti nama perusahaan, sapaan dengan nama, dan nama wilayah.

Contoh 2, bab pendahuluan skripsi

Sebelum: "Menurut Gubernur, Kebijakan Pendidikan di Provinsi Jawa Barat perlu Ditinjau kembali oleh Pemerintah Daerah."

Sesudah: "Menurut gubernur, kebijakan pendidikan di Provinsi Jawa Barat perlu ditinjau kembali oleh pemerintah daerah."

Perbaikan: jabatan tanpa nama berhuruf kecil, kata umum tidak dikapitalkan, nama provinsi resmi tetap kapital.

Contoh 3, email kerja

Sebelum: "Yth. bapak Andi, mohon Konfirmasi jadwal rapat hari rabu."

Sesudah: "Yth. Bapak Andi, mohon konfirmasi jadwal rapat hari Rabu."

Kesalahan yang paling sering

  1. Mengkapitalkan kata yang dianggap penting, misalnya "Pemerintah", "Mahasiswa", "Skripsi" di tengah kalimat. Yang menentukan adalah apakah kata itu nama diri.
  2. Huruf kecil pada nama bulan, hari, atau nama kota karena mengetik cepat di ponsel.
  3. Kapital pada kata tugas dalam nama lembaga atau judul, seperti "Dan" atau "Untuk" di tengah.
  4. Jabatan tanpa nama ditulis berkapital: "kepala sekolah mengumumkan..." berhuruf kecil, sedangkan "Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Malang, Ibu Sari, mengumumkan..." mengikuti kaidah nama jabatan.
  5. Salah sapaan: "bapak dan ibu guru" untuk sapaan langsung seharusnya "Bapak dan Ibu guru"; untuk acuan umum tetap huruf kecil.
  6. Kapital semua huruf pada judul bab di Word. Kalau kampusmu mewajibkan huruf kapital semua untuk judul bab, itu aturan format, bukan aturan ejaan.

Daftar periksa sebelum mengumpulkan

  • Apakah setiap kalimat dan petikan langsung diawali huruf kapital?
  • Apakah nama orang, tempat, lembaga resmi, hari, bulan, dan hari raya berkapital?
  • Apakah jabatan berkapital hanya bila diikuti nama orang atau nama tempat?
  • Apakah Bapak, Ibu, dan Saudara berkapital hanya saat menyapa atau mengacu pada orang tertentu?
  • Apakah kata tugas pada nama lembaga dan judul tetap berhuruf kecil?
  • Apakah arah mata angin dan unsur geografi umum berhuruf kecil?
  • Apakah gaya sitasi dan pedoman kampus sudah dicek untuk daftar pustaka?

Memeriksa dengan alat

Huruf kapital paling mudah terlewat saat kamu membaca ulang tulisan sendiri. Tempelkan teks ke Cek Ejaan & Typo (EYD V) untuk menemukan typo dan kata tidak baku yang dicocokkan dengan KBBI dan EYD V langsung di browser, lalu pakai Cek Grammar Bahasa Indonesia untuk memeriksa tata bahasa, ejaan, dan tanda baca. Keduanya membantu menemukan sebagian masalah, tetapi tidak menjamin semua kapital sudah tepat, karena keputusan seperti "jabatan ini diikuti nama atau tidak" bergantung pada konteks. Untuk satu kata tertentu, Cek Kata Baku KBBI menunjukkan apakah bentuknya baku.

Halaman ini merangkum kaidah umum dan bukan pengganti teks resmi. Bila ada butir yang meragukan, cocokkan dengan situs resmi EYD V dan KBBI daring yang ditautkan di atas sebelum menjadikannya patokan di dokumen formal. Pelajari juga tanda baca EYD V dan penulisan angka dan bilangan agar seluruh ejaan tulisanmu konsisten.

Coba alatnya

Cek Ejaan & Typo (EYD V)
Temukan typo dan kata tidak baku (dicocokkan dengan KBBI dan EYD V), langsung di browser.
Buka alat
Cek Grammar Bahasa Indonesia
Periksa tata bahasa, ejaan, dan tanda baca: bahasa Indonesia sesuai EYD Edisi V, juga bahasa Inggris dan bahasa lain.
Buka alat
Cek Kata Baku KBBI
Cek apakah sebuah kata baku: bentuk baku yang dicocokkan dengan KBBI, saran ejaan, dan definisi dari Wiktionary.
Buka alat

Pertanyaan umum

Apakah nama jabatan selalu ditulis dengan huruf kapital?

Tidak. Nama jabatan berkapital bila diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat, misalnya Gubernur Jawa Tengah atau Direktur Ahmad. Bila berdiri sendiri atau bersifat umum, seperti "siapa gubernur yang baru?", huruf kecil. Dokumen tertentu punya gaya selingkung sendiri, jadi cek pedomannya.

Kapan Bapak dan Ibu ditulis dengan huruf kapital?

Saat dipakai menyapa atau mengacu pada orang tertentu, misalnya "Kapan Bapak berangkat?" atau "Surat Ibu sudah diterima". Bila menyebut hubungan secara umum, seperti "bapak dan ibu kita", huruf kecil. Kata ganti Anda selalu berkapital.

Apakah nama bulan dan hari harus berkapital?

Ya. Nama bulan, hari, dan hari raya berkapital menurut EYD, misalnya Agustus, Jumat, dan Natal. Kata "hari" dan "bulan" di depannya tetap huruf kecil. Perhatikan juga ejaan bakunya, yaitu Februari, November, dan Ramadan.

Bagaimana huruf kapital pada judul buku dan nama lembaga?

Setiap kata diawali huruf kapital, kecuali kata tugas seperti dan, yang, di, ke, dari, dan untuk yang tidak berada di awal. Misalnya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Daftar pustaka gaya APA 7 memakai kapital hanya di huruf pertama judul dan nama diri.

Semua panduan