Februari atau Pebruari, November atau Nopember? Penulisan Nama Bulan dan Hari yang Benar
Bentuk baku adalah Februari dan November, bukan Pebruari atau Nopember. Untuk hari, tulis Jumat (bukan Jum'at), Kamis, Rabu, Sabtu, Senin, Selasa, dan Minggu. Nama bulan dan nama hari diawali huruf kapital, misalnya 1 November 2026 dan hari Jumat, tetapi kata "bulan" dan "hari" di depannya tetap huruf kecil.
Jawaban singkat
Yang baku menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Ejaan Yang Disempurnakan Edisi V (EYD V, 2022) adalah:
- Februari, bukan Pebruari.
- November, bukan Nopember.
- Jumat, bukan Jum'at (apostrof tidak dipakai).
- Nama bulan dan hari diawali huruf kapital: "Ujian dimulai Senin, 2 November 2026", bukan "senin, 2 november 2026".
- Kata umum "bulan" dan "hari" di depan nama tetap huruf kecil: "bulan Februari", "hari Jumat".
Bentuk lama seperti Pebruari dan Nopember masih sering muncul di surat lama, papan nama, atau tulisan yang dikutip dari ingatan, sehingga banyak orang mengira keduanya benar. Bagian berikut menjelaskan daftar lengkapnya, alasannya, dan tempat yang paling sering salah.
Daftar nama bulan Masehi
| No. | Bentuk baku | Bentuk tidak baku yang sering ditemui | Catatan |
|---|---|---|---|
| 1 | Januari | ||
| 2 | Februari | Pebruari, februari | Huruf f dipertahankan dari serapan |
| 3 | Maret | ||
| 4 | April | ||
| 5 | Mei | ||
| 6 | Juni | ||
| 7 | Juli | ||
| 8 | Agustus | ||
| 9 | September | ||
| 10 | Oktober | ||
| 11 | November | Nopember, nopember | Huruf v dipertahankan |
| 12 | Desember |
Hanya dua bulan yang bentuk lamanya masih sering ditemui, yaitu Februari dan November. Sisanya jarang menimbulkan keraguan ejaan; kesalahan yang paling umum pada sepuluh bulan itu adalah lupa huruf kapital.
Data kata baku AdeptWrite, yang diperiksa terhadap KBBI VI daring dan EYD V, menandai Februari dan November sebagai bentuk baku, dengan Pebruari dan Nopember sebagai bentuk tidak baku. Untuk keperluan naskah resmi, selalu cocokkan sekali lagi di KBBI daring, karena kamus diperbarui dari waktu ke waktu.
Mengapa bukan Pebruari dan Nopember
Februari dan November adalah kata serapan dari bahasa Latin yang masuk lewat bahasa-bahasa Eropa. Dalam penyerapan, huruf f dan v dipertahankan di dalam ejaan Indonesia modern. Huruf f dan v termasuk huruf serapan yang sudah resmi dipakai, seperti pada aktivitas, universitas, efektif, dan fakultas. Bentuk Pebruari dan Nopember mengikuti lafal yang menggeser f menjadi p dan v menjadi p, lalu terbawa ke dalam tulisan.
Dua hal sebaiknya dibedakan:
- Pelafalan boleh bervariasi menurut daerah dan kebiasaan penutur.
- Penulisan dalam dokumen resmi, skripsi, surat dinas, dan media mengikuti bentuk baku.
Jadi, orang yang mengucapkan "Pebruari" sehari-hari tetap menulis "Februari" dalam surat. Hal serupa berlaku untuk Nopember: tulislah November.
Dua halaman rujukan singkat tersedia di bagian kata baku AdeptWrite: Februari atau Pebruari dan November atau Nopember.
Nama hari: ejaan yang baku
| Hari | Bentuk baku | Bentuk tidak baku |
|---|---|---|
| Senin | Senin | |
| Selasa | Selasa | |
| Rabu | Rabu | |
| Kamis | Kamis | |
| Jumat | Jumat | Jum'at |
| Sabtu | Sabtu | |
| Minggu | Minggu |
Beberapa catatan:
- Jumat ditulis tanpa apostrof. Tanda apostrof pada Jum'at meniru transliterasi Arab (huruf 'ain atau hamzah), padahal ejaan Indonesia tidak menandainya pada kata serapan yang sudah baku. Pola yang sama berlaku pada kata lain, misalnya salat (bukan sholat) dan ustaz (bukan ustadz). Sumbernya sama: KBBI.
- Minggu juga berarti pekan (satu minggu = tujuh hari). Bila ambigu, tulis "hari Minggu" untuk nama hari dan "pekan" atau "satu minggu" untuk rentang tujuh hari.
- Ahad adalah sinonim Minggu dalam KBBI dan dipakai terutama dalam konteks keagamaan dan budaya Islam.
- Penulisan hari keagamaan di sekitar hari, seperti Jumat Agung atau Jumat Kliwon, tetap berhuruf kapital pada setiap unsur namanya.
Contoh kalimat: "Salat Jumat berlangsung pukul 12.00 WIB" dan "Rapat dilaksanakan hari Kamis, 5 November 2026."
Aturan huruf kapital pada nama bulan dan hari
EYD V mengatur bahwa nama bulan, nama hari, dan nama hari besar atau hari raya diawali huruf kapital. Dari aturan itu muncul empat pola yang berguna:
| Pola | Benar | Salah |
|---|---|---|
| Nama bulan dalam tanggal | 1 November 2026 | 1 november 2026 |
| Nama hari dalam kalimat | Pertemuan berikutnya hari Rabu. | Pertemuan berikutnya hari rabu. |
| Kata "bulan" dan "hari" di tengah kalimat | bulan Agustus, hari Senin | Bulan Agustus, Hari Senin |
| Hari raya dan hari besar | Hari Raya Idulfitri, Hari Pendidikan Nasional | hari raya idul fitri |
Dua penegasan:
- Huruf kapital berlaku pada nama, yaitu November, Jumat, Maret. Kata "bulan", "hari", dan "tahun" di depannya adalah kata umum sehingga berhuruf kecil, kecuali di awal kalimat atau bila menjadi bagian nama resmi seperti Hari Kartini atau Hari Guru Nasional.
- Bila nama hari atau bulan bukan dipakai untuk menunjuk waktu, misalnya nama merek atau judul, ikuti ejaan nama tersebut.
Format tanggal yang lazim
Urutan tanggal dalam tulisan bahasa Indonesia adalah tanggal, bulan, tahun, tanpa koma di antaranya:
- 1 November 2026 (benar)
- November 1, 2026 (urutan bahasa Inggris Amerika, tidak lazim dalam teks berbahasa Indonesia)
Pola yang sering dipakai:
| Keperluan | Contoh |
|---|---|
| Kalimat biasa | Skripsi dikumpulkan pada 30 November 2026. |
| Dengan nama hari | Senin, 2 November 2026 |
| Kepala surat (tempat dan tanggal) | Jakarta, 1 November 2026 |
| Rentang dalam satu bulan | 2 sampai 6 November 2026 atau 2-6 November 2026 |
| Rentang beda bulan | 30 Oktober sampai 2 November 2026 |
| Angka saja | 01/11/2026 atau 1-11-2026 (urutan hari-bulan-tahun) |
Hal yang perlu diperhatikan:
- Pada penulisan angka saja, urutannya hari-bulan-tahun, sehingga 03/11/2026 berarti 3 November, bukan 11 Maret. Di dokumen yang akan dibaca lintas negara, tulis nama bulan agar tidak tertukar. Format ISO (2026-11-01) lazim di basis data dan lembar kerja.
- Setelah nama tempat di kepala surat dipakai koma: "Bandung, 12 Oktober 2026."
- Tahun tidak diberi kata "tahun" bila sudah jelas dari konteks, tetapi tidak salah menulis "tahun 2026".
- Waktu ditulis dengan titik, bukan titik dua, mengikuti kaidah EYD: pukul 08.30 WIB. Soal angka dan bilangan lainnya dibahas di penulisan angka dan bilangan.
Singkatan nama bulan
Singkatan nama bulan sebaiknya tidak dipakai pada naskah formal. Dalam tabel atau kolom sempit, tiga huruf awal (Jan, Feb, Mar, dan seterusnya) banyak dipakai; yang penting adalah konsisten dalam satu dokumen dan menaati pedoman penerbit atau kampus. Untuk bulan yang namanya pendek seperti Mei, Juni, dan Juli, banyak dokumen tidak menyingkatnya sama sekali. Tidak ada satu bentuk singkatan yang dapat dikatakan satu-satunya benar, jadi cek pedoman penulisan di tempatmu.
Nama bulan Hijriah
Bulan Hijriah juga diawali huruf kapital. Contoh ejaan yang diikuti KBBI: Muharam, Safar, Rabiulawal, Rabiulakhir, Jumadilawal, Jumadilakhir, Rajab, Syakban, Ramadan, Syawal, Zulkaidah, dan Zulhijah. Perhatikan bahwa kata baku untuk bulan puasa adalah Ramadan, bukan Ramadhan. Karena nama bulan Hijriah punya banyak varian transliterasi, cek tiap nama di KBBI daring sebelum memakainya di surat resmi. Rujukan ringkas ada di Ramadan atau Ramadhan.
Contoh kalimat: "Pendaftaran beasiswa dibuka sebelum Ramadan, tepatnya bulan Syakban." Bentuk Sya'ban dengan apostrof tidak dipakai; tulis Syakban.
Contoh sebelum dan sesudah
| Sebelum | Sesudah |
|---|---|
| Rapat evaluasi diadakan hari jum'at, 6 nopember 2026. | Rapat evaluasi diadakan hari Jumat, 6 November 2026. |
| Cuti dimulai pebruari sampai maret. | Cuti dimulai Februari sampai Maret. |
| Surat ini dibuat di Surabaya tanggal 3 Nopember 2026. | Surabaya, 3 November 2026 |
| Seminar diadakan pada Hari Senin Bulan Agustus. | Seminar diadakan pada hari Senin bulan Agustus. |
| Batas pengumpulan: November 30, 2026. | Batas pengumpulan: 30 November 2026. |
Tempat yang paling sering salah
- Surat dinas dan surat lamaran. Tanggal di kepala surat sering ditulis "Nopember" atau tanpa kapital. Lihat juga contoh surat dinas untuk letak tanggal.
- Skripsi dan laporan. Halaman pengesahan, kata pengantar, dan daftar pustaka memuat banyak tanggal. Kebiasaan salah muncul serentak di seluruh dokumen, jadi satu pencarian dan penggantian sering cukup.
- Spanduk, undangan, dan poster. Bagian yang ditulis cepat dari ingatan lisan paling rentan menggeser f ke p dan v ke p.
- Pesan singkat dan media sosial. Bentuk santai tidak masalah di obrolan, tetapi biasakan bentuk baku bila pesan akan diteruskan sebagai pengumuman.
- Basis data dan nama berkas. Pakai format yang konsisten, misalnya 2026-11-01, agar urutan tanggal tidak tertukar.
Memeriksa dengan alat AdeptWrite
Memeriksa tanggal dengan mata mudah terlewat. Beberapa alat bisa membantu, dengan batasan yang jujur:
- Cek Ejaan & Typo (EYD V) mencocokkan teks dengan daftar kata baku AdeptWrite yang mengacu pada KBBI dan EYD V, dan berjalan di browser. Bentuk seperti Pebruari dan Nopember termasuk yang ia kenali sebagai tidak baku dan ia menawarkan bentuk bakunya beserta alasannya. Daftarnya terbatas, jadi bentuk yang tidak ada di daftar tidak ditandai.
- Cek Kata Baku KBBI memeriksa satu kata dan menampilkan saran ejaan serta definisi dari Wiktionary. Cocok untuk nama bulan Hijriah yang kamu ragukan.
- Cek Grammar Bahasa Indonesia memeriksa tata bahasa, ejaan, dan tanda baca pada teks yang lebih panjang. Alat ini membantu, tetapi tidak menggantikan pembacaan ulang atas tanggal dan angka.
Untuk keputusan akhir, KBBI daring dan teks EYD V dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa tetap menjadi acuan. Daftar bentuk baku dan tidak baku lain ada di daftar kata baku dan tidak baku, dan pola kapital lain di aturan huruf kapital EYD.
Daftar periksa sebelum dikirim
- Ejaan 12 nama bulan sudah benar, terutama Februari dan November.
- Ejaan nama hari sudah benar, terutama Jumat tanpa apostrof.
- Nama bulan dan nama hari diawali huruf kapital; kata "bulan" dan "hari" huruf kecil di tengah kalimat.
- Urutan tanggal adalah tanggal, bulan, tahun.
- Kepala surat memakai koma setelah nama tempat.
- Waktu ditulis dengan titik (pukul 08.30).
- Satu dokumen memakai satu gaya (singkatan atau lengkap, angka atau nama bulan).
- Pedoman kampus atau instansi sudah dibaca bila ada aturan khusus.
Coba alatnya
Pertanyaan umum
Mana yang benar, Februari atau Pebruari?
Yang baku adalah Februari. Huruf f dalam kata serapan dipertahankan di ejaan Indonesia modern, sehingga Pebruari dan pebruari termasuk bentuk tidak baku. Pelafalan yang bervariasi tidak mengubah penulisan; di surat, skripsi, dan dokumen resmi tulislah Februari dengan huruf kapital di awal.
Nopember atau November yang baku?
November yang baku, dengan huruf v dipertahankan seperti pada kata serapan lain. Nopember adalah bentuk lama atau lafal yang terbawa ke tulisan dan tidak dipakai dalam dokumen resmi. Tulis juga dengan huruf kapital, misalnya 1 November 2026.
Apakah penulisan yang benar Jumat atau Jum'at?
Yang baku adalah Jumat, tanpa apostrof, sesuai KBBI. Jum'at meniru transliterasi Arab dan tidak dipakai dalam ejaan Indonesia baku. Nama hari lain yang baku adalah Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu, semuanya diawali huruf kapital.
Apakah nama bulan dan hari harus huruf kapital?
Ya. EYD V mengatur bahwa nama bulan dan nama hari diawali huruf kapital, misalnya Senin, 2 November 2026. Kata umum "bulan" dan "hari" di depannya tetap huruf kecil di tengah kalimat, sehingga ditulis bulan Agustus dan hari Rabu.
Panduan terkait
- Daftar Kata Baku dan Tidak Baku Menurut KBBI dan EYD V — Kata baku adalah kata yang ejaannya sesuai KBBI dan EYD V; kata tidak baku menyimpang dari keduanya, misalnya aktifitas,…
- Aturan Huruf Kapital Menurut EYD Edisi V: Nama, Jabatan, Sapaan, Hari, dan Bulan — Huruf kapital dipakai di awal kalimat dan petikan langsung, pada nama diri (orang, tempat, lembaga, hari, bulan), pada j…
- Penulisan Angka dan Bilangan Menurut EYD V: Huruf atau Angka, Ke-2 atau Kedua, Rp1.000,00, Persen, dan Tanggal — Menurut EYD V, bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf (lima buku), sedangkan bila…
- 30 Kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia yang Paling Sering Terjadi (dan Perbaikannya) — Kesalahan ejaan yang paling sering terjadi dalam bahasa Indonesia umumnya berpola: praktek (praktik), resiko (risiko), m…
- Surat Dinas: Format, Bagian-Bagiannya, dan Contoh Surat Undangan, Permohonan, serta Pemberitahuan — Surat dinas adalah surat resmi yang dikeluarkan instansi pemerintah atau lembaga untuk urusan kedinasan. Bagian utamanya…