Ejaan & tata bahasa

50 Kata Tidak Baku yang Sering Muncul di Skripsi (dan Penggantinya)

Tim Editorial AdeptWriteDiperbarui 8 menit baca

Kata tidak baku di skripsi paling sering berupa serapan yang salah ejaan, seperti analisa (baku: analisis), praktek (praktik), sistim (sistem), dan merubah (mengubah). Daftar 50 pasangan di bawah dikelompokkan menurut bab tempat kata itu biasa muncul, dengan alasan singkat dan cara memeriksanya memakai KBBI, EYD Edisi V, dan Cek Ejaan.

Jawaban singkat: kata tidak baku apa yang paling sering lolos di skripsi?

Lima yang paling sering terlihat di draf mahasiswa adalah analisa (baku: analisis), praktek (praktik), sistim (sistem), merubah (mengubah), dan resiko (risiko). Skripsi memakai ragam bahasa baku, jadi dosen pembimbing dan penguji hampir selalu menandai kata-kata ini. Rujukan yang dipakai adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Ejaan yang Disempurnakan Edisi V (EYD V, 2022) dari Badan Bahasa.

Daftar di bawah berisi 50 pasangan. Sebagian besar bukan salah ketik, melainkan kata yang terdengar benar karena sering dipakai dalam percakapan. Pasangan yang punya entri sendiri di kamus kata baku AdeptWrite ditautkan, lengkap dengan alasan dan contoh kalimat.

Mengapa kesalahan ini berulang di skripsi?

Ada empat penyebab utama, dan memahaminya membantumu menebak kata lain yang belum ada di daftar.

  1. Serapan yang tidak disesuaikan. Kata dari bahasa asing diserap dengan pola tetap: akhiran -ic menjadi -ik, -ity menjadi -itas, -ive menjadi -if, -ysis menjadi -isis. Itulah sebabnya aktifitas seharusnya aktivitas dan analisa seharusnya analisis.
  2. Konsonan yang dipertahankan dari ejaan asing. Kw menjadi ku (kualitas, bukan kwalitas) dan ph atau th mengikuti pola bahasa Indonesia (teknik, bukan tehnik).
  3. Bunyi yang ditulis menurut lafal. Nopember, jadual, dan nomer mengikuti ucapan sehari-hari.
  4. Peluluhan yang terlewat. Awalan meN- meluluhkan k, p, t, s di awal kata dasar: memengaruhi, bukan mempengaruhi.

Perlu dicatat: tidak semua orang sepakat tentang beberapa pasangan di lapangan, dan KBBI diperbarui dari waktu ke waktu. Bila kamu menemukan perbedaan dengan KBBI daring, KBBI-lah yang menjadi rujukan akhir.

Bab I: Pendahuluan dan latar belakang

Bab pertama biasanya penuh kata serapan karena penulis menjelaskan istilah dan fenomena.

Tidak bakuBakuCatatan
analisaanalisisSerapan analysis; berlaku juga untuk sintesis dan hipotesis
aktifitasaktivitasAkhiran -ity menjadi -itas
resikorisikoTidak ada huruf e pada suku pertama
jamanzamanSerapan dari bahasa Arab zaman
propinsiprovinsiPenting untuk skripsi yang menyebut lokasi penelitian
obyekobjekHuruf j, bukan y
subyeksubjekPola yang sama dengan objek
azasasasKBBI mengarahkan azas ke asas
hakekathakikatSering muncul di latar belakang filosofis
kwalitaskualitasKw- diganti ku-

Contoh sebelum dan sesudah: "Resiko penggunaan media sosial pada jaman sekarang perlu dianalisa." Perbaikan: "Risiko penggunaan media sosial pada zaman sekarang perlu dianalisis."

Bab II: Tinjauan pustaka dan landasan teori

Tidak bakuBakuCatatan
sistimsistemVokal e dipertahankan
tehnik, tekhnikteknikTanpa huruf h
tehnologi, tekhnologiteknologiTanpa huruf h
kreatifitaskreativitas-ity menjadi -itas, bukan -ifitas
efektifitasefektivitasHuruf v dipertahankan
standartstandarTidak ada t di akhir
fahampahamBentuk baku yang dicatat KBBI untuk "pengertian" adalah paham
hirarkihierarkiAda huruf e setelah i
sintesasintesisPola -isis
hipotesahipotesisPola -isis, penting untuk bab landasan teori
mempengaruhimemengaruhiPeluluhan p setelah meN-
menterjemahkanmenerjemahkanPeluluhan t setelah meN-

Contoh: "Teori ini faham bahwa efektifitas sistim ditentukan oleh tehnik yang dipakai." Perbaikan: "Teori ini berpandangan bahwa efektivitas sistem ditentukan oleh teknik yang dipakai." Perhatikan bahwa perbaikan tidak sekadar mengganti ejaan; kata faham di sini juga diganti karena maknanya meleset.

Bab III: Metodologi penelitian

Bab metode memuat banyak istilah teknis dan angka, dua sumber kesalahan sekaligus.

Tidak bakuBakuCatatan
metodametodeDipakai di judul subbab dan hampir tiap paragraf
kuisionerkuesionerSerapan dari bahasa Prancis
surveysurveiEjaan Indonesia memakai i
prosentasepersentaseDari per + sen
frekwensifrekuensiKw- menjadi ku-
kwantitatifkuantitatifPasangan dengan kualitatif
kwalitatifkualitatifPasangan dengan kuantitatif
jadualjadwalUntuk jadwal penelitian
nomernomorUntuk nomor responden atau butir soal
nopemberNovemberNama bulan ditulis dengan huruf kapital

Contoh: "Kuisioner disebar pada bulan Nopember dengan metoda kwantitatif, lalu prosentase jawaban dihitung." Perbaikan: "Kuesioner disebarkan pada bulan November dengan metode kuantitatif, lalu persentase jawaban dihitung." Untuk bulan lain, lihat panduan penulisan nama bulan yang benar.

Bab IV: Hasil dan pembahasan

Tidak bakuBakuCatatan
responresponsBanyak dipakai untuk "tanggapan responden"
ekstrimekstremMuncul saat membahas nilai tertinggi dan terendah
trendtrenSering dipakai untuk menjelaskan grafik
komplitkompletBerlaku untuk data yang lengkap
konsekwenkonsekuenKw- menjadi ku- di tengah kata juga berlaku
dimanadi manaKata tanya ditulis terpisah; jangan dipakai untuk menyambung klausa

Contoh: "Respon responden sangat positif, dimana tren menunjukkan nilai ekstrim pada kelompok kedua." Perbaikan: "Respons responden sangat positif; tren menunjukkan nilai ekstrem pada kelompok kedua." Pada contoh ini, dimana dibuang sepenuhnya karena kalimat lebih jelas tanpa kata tanya yang dipaksakan sebagai penghubung.

Bab V, kata pengantar, dan lampiran

Tidak bakuBakuCatatan
merubahmengubahKata dasar ubah; merubah berarti lain
sekedarsekadarSering muncul di kesimpulan
seksamasaksamaDipakai untuk "dengan saksama"
himbauimbauTanpa huruf h di awal
ijinizinWajib benar pada lampiran surat izin penelitian
nasehatnasihatMuncul di ucapan terima kasih kepada pembimbing
karirkarierUntuk saran bagi lulusan
silahkansilakanTanpa huruf h

Contoh kata pengantar: "Penulis berterima kasih atas nasehat dan ijin yang diberikan." Perbaikan: "Penulis berterima kasih atas nasihat dan izin yang diberikan."

Kata yang menyusup di semua bab

Empat pasangan terakhir tidak terikat bab, tetapi sering muncul di draf yang ditulis tergesa-gesa atau disalin dari chat:

Tidak bakuBakuCatatan
diatasdi atasKata depan ditulis terpisah dari kata keterangan tempat
disinidi siniAturan yang sama
ygyangSingkatan chat tidak dipakai di tulisan ilmiah
dgndenganSingkatan chat tidak dipakai di tulisan ilmiah

Aturan penulisan di dan ke dibahas lengkap di panduan di dan ke: dipisah atau digabung.

Cara memeriksa naskahmu sebelum bimbingan

Daftar 50 kata ini bukan seluruh kosakata tidak baku. Memeriksa naskah secara sistematis lebih aman daripada mengandalkan hafalan.

  1. Tempel satu bab ke Cek Ejaan. Alat ini mencocokkan teks dengan kamus bahasa Indonesia dan pasangan baku-tidak baku, lalu menandai kandidat kesalahan beserta alasan. Alat ini membantu menemukan typo dan kata tidak baku yang dikenalnya, tetapi belum tentu menangkap semua kesalahan, dan tidak menilai isi atau struktur tulisanmu.
  2. Periksa kata yang ditandai di KBBI daring. Cari kata itu di kbbi.kemendikdasmen.go.id; bila ada petunjuk "tidak baku" atau kata itu mengarah ke entri lain, ikuti.
  3. Cari ulang satu kata di seluruh berkas. Misalnya cari analisa di semua bab, lalu ganti satu per satu. Jangan memakai ganti-semua tanpa membaca, karena menganalisa harus menjadi menganalisis, bukan menganalisisis.
  4. Baca ulang dengan keras. Beberapa kesalahan tidak terlihat oleh mata tetapi terasa saat dibaca.
  5. Periksa tanda baca dan huruf kapital. Panduan kesalahan ejaan yang sering terjadi merangkum kesalahan di luar daftar ini.

Daftar lengkap pasangan baku dan tidak baku yang lain ada di panduan daftar kata baku dan tidak baku. Perubahan yang dibawa EYD Edisi V dijelaskan di panduan EYD Edisi V.

Kesalahan saat memperbaiki kata tidak baku

KesalahanPenjelasan
Mengganti satu kata tetapi lupa turunannyaAnalisa menjadi analisis, maka menganalisa menjadi menganalisis dan dianalisa menjadi dianalisis
Menganggap semua kata asing harus diubahIstilah teknis asing yang belum diserap dicetak miring, bukan diganti
Menyalin kata baku dari satu sumber sajaPeriksa KBBI, bukan hanya blog atau grup chat
Mengubah kutipan langsungKutipan langsung ditulis persis seperti aslinya, termasuk bila aslinya tidak baku; tambahkan [sic] hanya bila pedoman kampus menganjurkannya
Mengabaikan nama diriNama orang, lembaga, dan judul sumber tidak diubah ke bentuk baku

Terakhir, ingat bahwa menyunting ejaan tidak sama dengan menyusun ulang kalimat. Bila kalimat yang rancu menjadi masalah utamamu, pelajari kalimat efektif dan, bila perlu, pakai Perbaiki Kalimat sebagai bahan perbandingan, lalu putuskan sendiri hasil akhirnya.

Coba alatnya

Cek Ejaan & Typo (EYD V)
Temukan typo dan kata tidak baku (dicocokkan dengan KBBI dan EYD V), langsung di browser.
Buka alat
Cek Kata Baku KBBI
Cek apakah sebuah kata baku: bentuk baku yang dicocokkan dengan KBBI, saran ejaan, dan definisi dari Wiktionary.
Buka alat
Perbaiki Kalimat
Rapikan kalimat yang kaku, rancu, atau berbelit.
Buka alat

Pertanyaan umum

Apakah kata tidak baku di skripsi mengurangi nilai?

Pedoman penilaian tiap kampus berbeda, tetapi skripsi ditulis dalam ragam bahasa baku sehingga pembimbing dan penguji biasanya meminta kata tidak baku diperbaiki sebelum naskah disetujui. Cara paling aman adalah memeriksa naskah dengan KBBI dan EYD V sebelum bimbingan atau sidang.

Mana yang jadi rujukan, KBBI atau EYD V?

Keduanya saling melengkapi. KBBI menentukan bentuk kata dan maknanya, sedangkan EYD V mengatur cara menuliskannya, misalnya huruf kapital, tanda baca, dan penulisan di dan ke. Jika ada perbedaan dengan blog atau buku lama, ikuti KBBI daring dan pedoman EYD Edisi V dari Badan Bahasa.

Bagaimana jika dosen memakai kata yang berbeda dari KBBI?

Sampaikan dengan sopan dan tunjukkan entri KBBI atau pasal EYD V yang kamu pakai. Jika dosen tetap meminta bentuk tertentu, ikuti saja untuk skripsimu, karena dosen pembimbing yang menyetujui naskah. Simpan catatan perbedaan itu agar tulisan berikutnya konsisten.

Apakah Cek Ejaan menangkap semua kata tidak baku?

Tidak. Cek Ejaan mencocokkan teks dengan kamus yang dimilikinya dan daftar pasangan baku-tidak baku, lalu menandai kandidat kesalahan beserta alasan. Kata yang belum ada di datanya bisa lolos. Anggap hasilnya sebagai bantuan awal, lalu periksa kata yang meragukan di KBBI daring.

Semua panduan