Ejaan & tata bahasa

Penulisan Di dan Ke: Kapan Dipisah, Kapan Digabung?

Tim Editorial AdeptWriteDiperbarui 7 menit baca

Tulis di dan ke terpisah jika menunjukkan tempat atau arah: di mana, di rumah, ke kantor, ke luar kota. Tulis serangkai jika di- adalah awalan kata kerja pasif (dibaca, dimakan) atau ke- adalah awalan (kedua, ketua). Dua uji cepat membantu: ganti dengan me- dan tanyakan di mana atau ke mana. Bentuk baku adalah di mana, bukan dimana.

Jawaban singkat: di mana atau dimana?

Yang baku adalah di mana, ditulis terpisah. Di sini di adalah kata depan yang menunjukkan tempat, jadi harus berjarak dari kata sesudahnya. Aturan umumnya satu kalimat: menurut EYD Edisi V, "kata depan, seperti di, ke, dan dari, ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya." Sebaliknya, di- dan ke- yang berfungsi sebagai awalan ditulis serangkai dengan kata dasarnya, misalnya dibaca dan kedua.

Jadi semua soal ini bermuara pada satu pertanyaan: apakah di atau ke itu kata depan yang menunjuk tempat atau arah, atau awalan yang membentuk kata baru? Dua uji di bawah ini menjawabnya dalam beberapa detik.

Dua uji yang bisa dipakai siapa saja

Uji 1: tanyakan "di mana?" atau "ke mana?"

Jika kata sesudah di atau ke dapat menjawab pertanyaan tempat atau arah, itu kata depan dan ditulis terpisah.

  • Buku itu di meja. (Di mana bukunya? Di meja.) Maka: di meja.
  • Adik pergi ke pasar. (Pergi ke mana? Ke pasar.) Maka: ke pasar.

Uji 2: ganti dengan me-

Jika di- dapat diganti me- (atau ke- dapat dibayangkan sebagai bagian dari angka, jabatan, atau sifat), itu awalan dan ditulis serangkai.

  • Surat itu dibaca ibu. Bentuk aktifnya: ibu membaca surat itu. Maka: dibaca.
  • Rumah di Jalan Melati itu dijual. Bentuk aktifnya: seseorang menjual rumah. Maka: dijual, tetapi di Jalan Melati tetap terpisah.

Kalau kata tidak bisa dibuat aktif dengan me-, dan juga bukan jawaban "di mana", biasanya ada kata lain yang harus diperiksa, misalnya awalan ke- pada bilangan, atau gabungan kata yang ditulis serangkai.

Tabel inti: kata depan vs awalan

FungsiDipisah atau serangkaiContoh
di kata depan (tempat)terpisahdi rumah, di sekolah, di Surabaya
di- awalan (pasif)serangkaiditulis, dibawa, diperiksa
ke kata depan (arah)terpisahke kampus, ke sana, ke atas
ke- awalan (urutan, sebutan, sifat)serangkaikedua, ketua, kekasih, kehilangan
dari kata depanselalu terpisahdari Bandung, dari emas

Halaman resmi EYD V memberi contoh seperti Di mana dia sekarang?, Mereka ada di mana-mana, Kain itu disimpan di dalam lemari, Mari, kita berangkat ke kantor, Saya pergi ke luar kota, dan Ia keluar dari rumah. Pola ini sama dengan tabel di atas.

50 contoh sehari-hari

Di sebagai kata depan: ditulis terpisah

  1. di mana (Di mana kamu parkir?)
  2. di mana-mana (bukan dimana-mana)
  3. di sini (bukan disini)
  4. di sana (bukan disana)
  5. di situ
  6. di atas (bukan diatas)
  7. di bawah (bukan dibawah)
  8. di dalam (bukan didalam)
  9. di luar
  10. di depan
  11. di belakang
  12. di samping
  13. di antara
  14. di sekitar
  15. di rumah
  16. di kampus
  17. di kantor
  18. di Medan
  19. di Jalan Sudirman
  20. di dalam kelas

Di- sebagai awalan: ditulis serangkai

  1. dibaca
  2. ditulis
  3. dimakan
  4. dibawa
  5. dikirim
  6. dipinjam
  7. diperiksa
  8. diperbarui
  9. dikerjakan
  10. dilarang
  11. ditunda
  12. disampaikan
  13. diumumkan

Perhatikan bahwa disampaikan serangkai karena sampai diberi awalan dan akhiran (di-sampai-kan). Bandingkan dengan di samping itu, yang terpisah karena samping adalah kata tempat.

Ke sebagai kata depan: ditulis terpisah

  1. ke mana
  2. ke sini (bukan kesini)
  3. ke sana (bukan kesana)
  4. ke atas
  5. ke bawah
  6. ke dalam
  7. ke kantor
  8. ke Yogyakarta
  9. ke luar kota

Ke- sebagai awalan atau bagian kata: ditulis serangkai

  1. kedua
  2. ketua
  3. kekasih
  4. kehilangan
  5. kebaikan
  6. kesatu dan ketiga (bilangan tingkat)

Dua kasus khusus

  1. kepada dan daripada ditulis serangkai karena sudah menjadi satu kata depan yang baku, bukan ke pada atau dari pada.
  2. ke-3 pada tulisan angka memakai tanda hubung (Juara ke-3, bukan juara ke3), sedangkan dalam huruf menjadi ketiga.

Pasangan yang paling sering tertukar

Dipisah (kata depan)Serangkai (kata lain)Perbedaan
Saya pergi ke luar kota.Ia keluar dari rumah.Pada contoh resmi, ke luar kota menunjuk arah menuju tempat di luar kota (dipisah); keluar adalah kata kerja yang bergerak dari dalam ke luar (serangkai)
di manadimanahanya di mana yang baku
di samping rumahdisampaikantempat versus kata kerja pasif
ke depankedepanarah, bukan satu kata
di dalamdidalamtempat

Pembedaan keluar dan ke luar sering membingungkan. Bila kamu bisa menambahkan dari: "Ia keluar dari rumah", itu kata kerja keluar. Bila yang ditanyakan arah menuju tempat: "Ke mana? Ke luar kota", pisahkan.

Kasus tricky yang perlu hati-hati

  1. Awalan di- dengan huruf kapital atau singkatan. Bila kata dasarnya nama diri atau singkatan, pakai tanda hubung: di-PHK. Tanpa tanda hubung, pembaca bisa mengira itu kata depan di.
  2. Awalan di- dengan kata asing. Kata asing dicetak miring dan diberi tanda hubung: di-upload. Lebih baik pakai padanan baku: diunggah.
  3. Kata ulang. Di mana-mana terpisah dan memakai tanda hubung antara mana dan mana; dibuang-buang serangkai karena awalan di-.
  4. "Di mana" sebagai kata penghubung. Kalimat seperti "Rumah di mana saya lahir sudah dijual" sering dianggap meniru pola bahasa Inggris. Dalam tulisan formal, lebih rapi: "Rumah tempat saya lahir sudah dijual."
  5. Kata depan lain. Pada, kepada, dan daripada adalah kata depan tersendiri, bukan bentukan dari di atau ke.

Contoh sebelum dan sesudah dalam kalimat utuh

SebelumSesudah
Dimana kamu menyimpan proposal itu?Di mana kamu menyimpan proposal itu?
Mahasiswa diminta datang kekampus pukul tujuh.Mahasiswa diminta datang ke kampus pukul tujuh.
Berkas itu di kirim kemarin.Berkas itu dikirim kemarin.
Dokumen diatas meja harus dibawa ke ruang rapat.Dokumen di atas meja harus dibawa ke ruang rapat.
Peserta ke dua maju ke depan.Peserta kedua maju ke depan.
Surat itu dititipkan kepada pak RT.Surat itu dititipkan kepada Pak RT.
Pegawai itu di PHK bulan lalu.Pegawai itu di-PHK bulan lalu.

Kesalahan di skripsi, email, dan chat

Di skripsi, dosen penguji sering menandai kesalahan di pada kalimat latar belakang: "Dimana permasalahan tersebut sering terjadi..." Kalimat itu bisa diperbaiki menjadi "Di mana permasalahan tersebut sering terjadi?" jika memang bertanya, atau diganti "tempat permasalahan tersebut sering terjadi" bila menghubungkan klausa. Di email kerja, kesalahan paling umum adalah kesini dan disana, sehingga bagian penutup email terlihat kurang rapi. Di chat, ketikan cepat sering melewatkan spasi, dan itu tidak apa-apa selama bukan dokumen resmi. Tetapi kebiasaan di chat mudah terbawa ke laporan.

Mengapa kesalahan ini begitu sering muncul

Ada tiga penyebab. Pertama, dalam ucapan tidak ada spasi, sehingga di mana dan dimana terdengar sama. Kedua, ponsel dan papan ketik kerap menghapus spasi karena prediksi kata, sehingga dirumah lolos tanpa disadari. Ketiga, awalan di- memang serangkai, jadi penulis mengira semua di harus melekat. Memahami bahwa ejaan mengikuti fungsi kata, bukan bunyinya, membuat aturan ini mudah diingat: tempat dan arah dipisah, bentukan kata kerja digabung.

Cara melatih diri dalam lima menit

Ambil satu halaman tulisan kamu sendiri, misalnya bab pendahuluan atau email lama. Sorot semua kata yang diawali di dan ke. Untuk tiap sorotan, tulis di pinggir: T (tempat atau arah) atau A (awalan). Semua T harus berjarak, semua A harus melekat. Latihan seperti ini lebih cepat membentuk kebiasaan daripada menghafal daftar, dan setelah dua atau tiga halaman kamu biasanya mulai melihat pola kesalahan pribadi, misalnya hanya salah pada diatas atau kesini.

Catatan untuk guru, dosen, dan editor

Saat mengoreksi, tandai jenis kesalahannya, bukan hanya mencoret. Tulis "kata depan, pisahkan" atau "awalan, gabungkan" di margin, sehingga penulis belajar mengapa. Untuk kelas, minta siswa membuat tiga kalimat dengan di kata depan dan tiga dengan di- awalan dari topik sehari-hari, misalnya kantin, perpustakaan, dan kegiatan organisasi, lalu saling memeriksa memakai dua uji di atas.

Checklist 30 detik sebelum mengirim

  1. Cari semua kata yang diawali di- atau ke- di dokumen.
  2. Tanya "di mana?" atau "ke mana?" pada tiap kata. Jika dijawab, pisahkan.
  3. Coba ganti dengan me-. Jika bisa, itu awalan: serangkai.
  4. Periksa kepada dan daripada: serangkai.
  5. Periksa angka urutan: ke-3, tetapi ketiga.
  6. Jalankan pemeriksa ejaan untuk menangkap sisa yang terlewat.

Memakai alat AdeptWrite

Cek Ejaan & Typo (EYD V) menandai bentuk seperti dimana, kesini, disana, dan diatas di browser, dan membandingkannya dengan daftar kata baku AdeptWrite yang diperiksa terhadap KBBI VI daring dan EYD V. Alat ini memeriksa pola dan daftar, jadi ia bisa menandai di rumah yang salah ketik menjadi dirumah, tetapi tidak selalu memahami konteks kalimat. Kamu tetap perlu memutuskan sendiri apakah di itu kata depan atau awalan. Untuk teks panjang, Cek Grammar Bahasa Indonesia memproses hingga 6.000 karakter per proses. Untuk satu kata, buka Cek Kata Baku KBBI atau entri di mana atau dimana, di sini atau disini, dan di atas atau diatas.

Rujukan resmi

Aturan kata depan dimuat di bagian Penulisan Kata pada EYD Edisi V, situs resmi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Halaman itu hanya merumuskan aturan dasar beserta beberapa contoh; pengecualian seperti kepada dan daripada atau penulisan di-PHK dicek lewat KBBI dan pedoman terkait, bukan dari halaman tersebut. Baca juga apa yang berubah di EYD V dan kesalahan ejaan yang sering terjadi.

Coba alatnya

Cek Ejaan & Typo (EYD V)
Temukan typo dan kata tidak baku (dicocokkan dengan KBBI dan EYD V), langsung di browser.
Buka alat
Cek Kata Baku KBBI
Cek apakah sebuah kata baku: bentuk baku yang dicocokkan dengan KBBI, saran ejaan, dan definisi dari Wiktionary.
Buka alat
Cek Grammar Bahasa Indonesia
Periksa tata bahasa, ejaan, dan tanda baca: bahasa Indonesia sesuai EYD Edisi V, juga bahasa Inggris dan bahasa lain.
Buka alat

Pertanyaan umum

Mana yang benar, di mana atau dimana?

Yang baku adalah di mana, ditulis terpisah. Di pada kata ini kata depan penunjuk tempat, dan EYD V menegaskan bahwa kata depan seperti di, ke, dan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Bentuk dimana termasuk tidak baku.

Apa beda keluar dan ke luar?

Keluar adalah kata kerja yang berarti berpindah dari dalam ke luar, misalnya Ia keluar dari rumah. Ke luar terdiri dari kata depan ke dan kata luar, menunjuk arah, misalnya Saya pergi ke luar kota. Tambahkan dari untuk menguji bentuk keluar.

Kapan di dan ke ditulis serangkai?

Bila berfungsi sebagai awalan: di- pada kata kerja pasif seperti dibaca atau dimakan, dan ke- pada bilangan tingkat atau sebutan seperti kedua, ketua, dan kekasih. Ujinya, awalan di- dapat diganti me- (dibaca menjadi membaca). Kata depan tempat ditulis terpisah.

Bagaimana menulis di dengan singkatan, misalnya di-PHK?

Bila kata dasarnya singkatan huruf kapital atau nama diri, awalan di- diberi tanda hubung: di-PHK. Tanpa tanda hubung, pembaca bisa mengira di adalah kata depan. Untuk kata bahasa Inggris, lebih baik pakai padanan baku seperti diunggah.

Semua panduan