Daftar Kata Baku dan Tidak Baku Menurut KBBI dan EYD V
Kata baku adalah kata yang ejaannya sesuai KBBI dan EYD V; kata tidak baku menyimpang dari keduanya, misalnya aktifitas, resiko, dan dimana. Gunakan bentuk baku di skripsi, surat dinas, dan laporan. Panduan ini mengelompokkan 60 pasangan yang disusun berdasarkan KBBI VI dan EYD V menurut penyebabnya, lengkap dengan alasan, pola serapan, dan daftar periksa.
Jawaban singkat
Kata baku adalah kata yang ejaannya sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Ejaan yang Disempurnakan Edisi V (EYD V, 2022). Kata tidak baku adalah bentuk yang menyimpang dari keduanya, misalnya aktifitas, resiko, atau dimana. Pakai bentuk baku di skripsi, surat dinas, laporan, dan berita. Daftar di bawah memuat 60 pasangan yang disusun berdasarkan KBBI VI dan EYD V, lengkap dengan alasannya dan tautan ke halaman penjelasan tiap pasangan.
Apa bedanya kata baku dan tidak baku?
Kata baku dipakai dalam situasi resmi dan tertulis. Rujukannya ada dua: KBBI VI daring dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, dan EYD Edisi V yang ditetapkan Badan Bahasa pada 2022. EYD V menggantikan PUEBI, yang sebelumnya menggantikan EYD 1972.
Kata tidak baku tidak selalu "salah" dalam arti buruk. Cabe dan ketawa wajar di warung atau percakapan. Namun begitu kamu menulis bab pendahuluan skripsi atau surat lamaran, pembaca (dosen, penguji, HRD) menilai ketelitianmu dari hal-hal kecil ini. Karena itu, aturan praktisnya: ragam resmi memakai bentuk baku, ragam santai boleh longgar, tetapi jangan mencampur keduanya dalam satu dokumen.
Ada empat penyebab utama sebuah kata menjadi tidak baku:
- Mengikuti pelafalan. Orang mengucapkan nafas atau fikir, lalu menuliskannya begitu.
- Salah menebak kata dasar. Merubah lahir dari anggapan bahwa kata dasarnya rubah, padahal kata dasarnya ubah.
- Mengikuti ejaan lama atau ejaan asing. Obyek, analisa, dan kwalitas adalah warisan ejaan lama atau ejaan asal.
- Kebiasaan mengetik cepat. Singkatan seperti yg dan tdk dan penulisan dimana serangkai.
Cara memakai daftar ini
Tabel di bawah dikelompokkan menurut penyebab kesalahannya, bukan menurut abjad, supaya kamu bisa menangkap polanya. Setiap kata baku di kolom pertama adalah tautan ke halaman penjelasan: arti, kelas kata, alasan menurut KBBI atau EYD V, dan contoh kalimat. Halaman semuanya ada di indeks kata baku.
Jika kata yang kamu cari tidak ada di sini, daftar ini memang belum lengkap. Ia berisi pasangan yang paling sering tertukar dalam skripsi, surat, dan laporan, dan bertambah bertahap setelah tiap entri diperiksa terhadap KBBI VI dan EYD V. Untuk kata lain, cari langsung di KBBI daring atau pakai alat Cek Kata Baku KBBI.
Daftar kata baku dan tidak baku menurut kelompoknya
Kata depan di dan ke: tulis terpisah
Kata depan di dan ke menunjukkan tempat atau arah, jadi berdiri sendiri. Salah ketik paling sering di surat dan skripsi ada di kelompok ini.
| Baku | Tidak baku | Alasan singkat |
|---|---|---|
| di mana | dimana | kata tanya tempat; di + mana |
| di sini | disini | di menunjukkan tempat |
| di sana | disana | di menunjukkan tempat |
| ke sini | kesini | ke menunjukkan arah |
| di atas | diatas | di + atas, bukan awalan |
| di bawah | dibawah | di + bawah, bukan awalan |
| di dalam | didalam | di + dalam, bukan awalan |
Serapan dari bahasa Barat: akhiran dan gugus huruf
Kata serapan mengikuti pola yang cukup teratur: akhiran asing diganti, gugus huruf yang tidak dikenal ejaan Indonesia disederhanakan. Pola ini dibahas lebih rinci di bagian berikutnya.
| Baku | Tidak baku | Alasan singkat |
|---|---|---|
| aktivitas | aktifitas | -ity menjadi -itas, f menjadi v |
| kreativitas | kreatifitas | pola yang sama dengan aktivitas |
| efektivitas | efektifitas | pola yang sama dengan aktivitas |
| analisis | analisa | -ysis menjadi -isis |
| sistem | sistim | vokal e dipertahankan |
| objek | obyek | ejaan lama obyek tidak dipakai lagi |
| ekstrem | ekstrim | dari extreme; berakhir -em |
| standar | standart | d akhir tidak dipertahankan |
| komplet | komplit | dari bahasa Belanda compleet |
| kualitas | kwalitas | qu menjadi ku |
| frekuensi | frekwensi | qu menjadi ku |
| kuitansi | kwitansi | kw pada kata serapan menjadi ku |
| teknologi | tekhnologi, tehnologi | ch menjadi k |
| teknik | tehnik, tekhnik | ch menjadi k |
| praktik | praktek | bentuk baku menurut KBBI |
| risiko | resiko | ejaan KBBI memakai i |
| apotek | apotik | dari apotheek |
| karier | karir | dari carrière |
| provinsi | propinsi | v dipertahankan |
| nomor | nomer | dari nummer |
| antre | antri | bentuk turunan mengantre dan antrean |
Serapan dari bahasa Arab
Bunyi Arab tidak punya padanan persis, sehingga ejaan bakunya menyesuaikan. Hati-hati dengan tulisan yang meniru transliterasi Arab seperti sh, dh, atau h tambahan.
| Baku | Tidak baku | Alasan singkat |
|---|---|---|
| nasihat | nasehat | ditulis dengan i |
| zaman | jaman | z dipertahankan |
| hakikat | hakekat | ditulis dengan i |
| izin | ijin | z dipertahankan |
| paham | faham | f diserap menjadi p |
| pikir | fikir | f diserap menjadi p |
| napas | nafas | bernapas, pernapasan |
| salat | sholat, shalat | bukan sholat atau shalat |
| ustaz | ustadz | dz tidak dipakai; ustazah untuk perempuan |
| jadwal | jadual | huruf w dipertahankan |
Imbuhan dan bentuk dasar
Kesalahan di kelompok ini muncul karena penulis menebak kata dasarnya. Cara paling aman adalah mencari kata dasar di KBBI, lalu menambahkan imbuhan.
| Baku | Tidak baku | Alasan singkat |
|---|---|---|
| mengubah | merubah | ubah + me- menjadi mengubah |
| silakan | silahkan | sila + -kan |
| sekadar | sekedar | se- + kadar |
| imbau | himbau | tanpa h |
| saksama | seksama | huruf a pada suku pertama |
| menteri | mentri | tiga suku kata: men-te-ri |
| negeri | negri | tiga suku kata: ne-ge-ri |
| telanjur | terlanjur | sejajar dengan telantar |
| utang | hutang | berutang, piutang |
| embus | hembus | berembus, mengembuskan |
| lembap | lembab | kelembapan, pelembap |
Singkatan ragam pesan singkat
Singkatan seperti yg atau dgn wajar di chat, tetapi tidak diterima di tulisan resmi. Tulis lengkap.
| Baku | Tidak baku | Alasan singkat |
|---|---|---|
| yang | yg | tulis lengkap |
| dengan | dgn | tulis lengkap |
| tidak | tdk | tulis lengkap |
| untuk | utk | tulis lengkap |
| sudah | sdh | tulis lengkap |
Huruf kapital dan nama bulan
Nama bulan, hari, dan hari raya diawali huruf kapital. Dua nama bulan dan satu nama bulan Islam juga sering salah ejaan.
| Baku | Tidak baku | Alasan singkat |
|---|---|---|
| Februari | februari | nama bulan berhuruf kapital |
| Februari | Pebruari, pebruari | f dipertahankan |
| November | Nopember, nopember | v dipertahankan |
| Ramadan | Ramadhan, ramadhan | tanpa h; berhuruf kapital |
Ragam cakapan
Dua pasangan ini tidak salah dalam percakapan, tetapi KBBI menandainya sebagai ragam cakapan.
Pola yang membantu menebak ejaan serapan
Kamu tidak perlu menghafal semua pasangan. Banyak kata serapan mengikuti pola berikut, yang dapat dipakai sebagai petunjuk awal.
| Bentuk asing | Bentuk dalam ejaan Indonesia | Contoh |
|---|---|---|
| akhiran -ity | -itas | aktivitas, kreativitas, efektivitas |
| akhiran -ysis | -isis | analisis |
| gugus qu | ku | kualitas, frekuensi, kuitansi |
| gugus ch | k | teknik, teknologi |
| f pada serapan Arab (fahm, fikr) | p | paham, pikir |
| z pada serapan Arab | z dipertahankan | zaman, izin |
Dua peringatan. Pertama, pola ini petunjuk, bukan hukum mutlak: provinsi tetap memakai v dan Februari tetap memakai f. Kedua, pola tidak menjelaskan pilihan huruf vokal seperti risiko atau nasihat. Untuk itu, periksa KBBI.
Kata depan di dan ke: kapan serangkai, kapan terpisah
Ini kesalahan nomor satu dalam tulisan sehari-hari, jadi layak mendapat bagian sendiri. Aturannya dua kalimat:
- Kata depan di, ke, dan dari menunjukkan tempat, arah, atau asal. Tulis terpisah dari kata sesudahnya: di rumah, ke kampus, di mana, di atas.
- Awalan di- membentuk kata kerja pasif. Tulis serangkai dengan kata kerjanya: dibaca, ditulis, dikerjakan.
Cara mengujinya: ganti dengan kata kerja aktif. Jika bisa diubah menjadi me- (dibaca menjadi membaca), itu awalan dan serangkai. Jika menunjukkan tempat (di sini), itu kata depan dan terpisah.
| Salah | Benar | Alasan |
|---|---|---|
| Dimana buku itu disimpan? | Di mana buku itu disimpan? | di mana kata tanya tempat |
| Hasil survei ada diatas meja. | Hasil survei ada di atas meja. | di atas menunjukkan tempat |
| Surat itu di tandatangani rektor. | Surat itu ditandatangani rektor. | ditandatangani kata kerja pasif |
Beberapa gabungan sudah menjadi satu kata dan memang serangkai, misalnya kepada, daripada, dan kemudian. Jika ragu, cek di KBBI.
Contoh sebelum dan sesudah pada paragraf skripsi
Berikut paragraf latar belakang yang dipenuhi kata tidak baku:
Aktifitas mahasiswa dikampus ini sangat beragam, namun sebagian besar tdk memiliki ijin resmi dari fakultas. Hal ini beresiko menurunkan kwalitas kegiatan. Oleh karena itu peneliti mencoba menganalisa faktor-faktor yg mempengaruhi hal tersebut.
Versi bakunya:
Aktivitas mahasiswa di kampus ini sangat beragam, tetapi sebagian besar tidak memiliki izin resmi dari fakultas. Hal ini berisiko menurunkan kualitas kegiatan. Oleh karena itu, peneliti mencoba menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi hal tersebut.
Perubahan yang dilakukan: aktifitas menjadi aktivitas, dikampus menjadi di kampus, tdk menjadi tidak, ijin menjadi izin, beresiko menjadi berisiko, kwalitas menjadi kualitas, menganalisa menjadi menganalisis, yg menjadi yang. Contoh ini memuat satu jebakan yang jarang dibahas, yaitu mempengaruhi: bentuk bakunya memengaruhi, karena huruf p pada kata dasar pengaruh luluh saat mendapat awalan me-. Kaidah peluluhan ini berlaku juga pada memilih (bukan mempilih).
Perhatikan juga bahwa kata baku tidak otomatis membuat kalimat efektif. Paragraf di atas masih bisa dipadatkan; itu urusan kalimat, bukan ejaan.
Kesalahan yang sering terjadi saat memeriksa kata baku
- Mengganti semua "di" tanpa berpikir. Fitur cari-dan-ganti yang mengubah di menjadi di- atau sebaliknya akan merusak kalimat. Periksa satu per satu.
- Percaya pada koreksi otomatis ponsel. Papan ketik sering menyarankan bentuk gaul.
- Menukar istilah teknis. Nama obat, merek, dan istilah bidang tertentu tidak boleh "dibakukan" tanpa memeriksa kamus istilah bidangnya.
- Tidak konsisten. Menulis analisis di bab 1 dan analisa di bab 4 lebih mudah ditangkap penguji daripada satu kesalahan tunggal.
- Menganggap KBBI daring selalu benar untuk semua kata baru. Kata yang belum masuk KBBI belum tentu salah; periksa pedoman istilah dari Badan Bahasa.
- Mengabaikan huruf kapital. februari dan ramadhan sama-sama salah: nama bulan diawali kapital, dan KBBI menulis Ramadan.
Daftar periksa sebelum mengumpulkan tulisan
- Cari kata dimana, diatas, kesini, dan semua di diikuti spasi; periksa kata depan dan awalan.
- Cari singkatan chat: yg, dgn, tdk, utk, sdh.
- Periksa semua kata berakhiran -itas, -isis, dan -ik/-ika, termasuk kata berawalan kw- atau tekh-.
- Periksa kata Arab: ijin, fikir, nafas, sholat, ustadz.
- Periksa nama bulan dan hari: huruf kapital dan ejaan.
- Periksa kata berimbuhan me-, pe-: memengaruhi, mengubah, menganalisis.
- Cek KBBI untuk setiap kata yang kamu ragukan, bukan hanya yang ada di daftar ini.
- Baca ulang tanpa melihat layar penuh, atau cetak: mata menangkap salah ketik lebih mudah di kertas.
Memakai alat AdeptWrite untuk memeriksa kata baku
AdeptWrite menyediakan dua alat yang berhubungan langsung dengan daftar ini, dan keduanya berjalan di peramban.
- Cek Ejaan & Typo (EYD V) memeriksa teksmu terhadap daftar pasangan baku dan tidak baku yang sama dengan halaman ini dan beberapa aturan mekanis. Hasilnya berupa daftar masalah beserta alasan dan tombol terapkan. Alat ini membantu menangkap salah ketik dan pasangan yang sudah terdaftar, tetapi ia bukan salinan lengkap KBBI dan tidak menggantikan kamus resmi.
- Cek Kata Baku KBBI membantu memeriksa satu kata: apakah dikenali, apa bentuk bakunya, dan saran jika tidak ditemukan.
- Untuk struktur kalimat dan tanda baca, gunakan Cek Grammar. Ini alat berbasis AI, jadi baca setiap saran sebelum diterapkan.
Untuk kata yang menentukan nilaimu (judul skripsi, nama lembaga, istilah kunci), tetap buka KBBI daring di kbbi.kemendikdasmen.go.id sebagai rujukan akhir. Aturan lengkap ejaan ada di situs ejaan Badan Bahasa.
Kapan bentuk tidak baku boleh dipakai?
Bentuk tidak baku boleh dan bahkan lebih pas dalam dialog cerpen, caption media sosial, pesan singkat, atau kutipan langsung dari narasumber. Dalam kutipan langsung, jangan "memperbaiki" ucapan narasumber; biarkan apa adanya dan tandai dengan kutipan. Yang penting adalah memilih ragam secara sadar, sesuai pembaca dan keperluannya.
Ringkasan
Hafalkan polanya dulu: di dan ke terpisah untuk tempat, akhiran serapan -itas dan -isis, gugus kw menjadi ku, f Arab menjadi p. Lalu gunakan tabel di atas sebagai kamus saku, dan klik tiap kata untuk alasan lengkapnya. Jika kamu menulis skripsi, baca juga kata tidak baku dalam skripsi dan penulisan di dan ke.
Coba alatnya
Pertanyaan umum
Apa itu kata baku dan tidak baku?
Kata baku adalah kata yang bentuk dan ejaannya sesuai KBBI dan kaidah EYD V, dipakai dalam ragam resmi seperti skripsi, surat dinas, dan berita. Kata tidak baku menyimpang dari keduanya, misalnya resiko (baku: risiko) atau dimana (baku: di mana). Dalam percakapan santai bentuk tidak baku masih lazim.
Mana rujukan resmi untuk menentukan kata baku?
Rujukan utamanya KBBI VI daring dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan pedoman EYD Edisi V (2022). Jika dua sumber lain berbeda, ikuti KBBI dan EYD V. Alat pemeriksa, termasuk milik AdeptWrite, hanya membantu menemukan kandidat kesalahan, bukan pengganti kedua rujukan itu.
Apakah daftar ini sudah mencakup semua kata baku?
Belum. Daftar ini memuat 60 pasangan yang paling sering tertukar dan disusun berdasarkan KBBI VI serta EYD V. Entri ditambah bertahap. Untuk kata di luar daftar, cari di KBBI daring atau pakai alat Cek Kata Baku KBBI.
Mengapa kata serapan sering salah ditulis?
Karena orang menulis sesuai ucapan atau ejaan asing. Padahal serapan mengikuti pola: akhiran -ity menjadi -itas, -ysis menjadi -isis, qu menjadi ku, dan ch menjadi k. Pola itu hanya petunjuk, jadi periksa KBBI untuk kepastian, terutama pada kata dengan vokal yang berubah.
Panduan terkait
- 50 Kata Tidak Baku yang Sering Muncul di Skripsi (dan Penggantinya) — Kata tidak baku di skripsi paling sering berupa serapan yang salah ejaan, seperti analisa (baku: analisis), praktek (pra…
- Penulisan Di dan Ke: Kapan Dipisah, Kapan Digabung? — Tulis di dan ke terpisah jika menunjukkan tempat atau arah: di mana, di rumah, ke kantor, ke luar kota. Tulis serangkai …
- 30 Kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia yang Paling Sering Terjadi (dan Perbaikannya) — Kesalahan ejaan yang paling sering terjadi dalam bahasa Indonesia umumnya berpola: praktek (praktik), resiko (risiko), m…
- EYD Edisi V: Apa yang Berubah dari PUEBI, dan Apa yang Tetap? — EYD Edisi V adalah pedoman ejaan resmi bahasa Indonesia yang ditetapkan Badan Bahasa pada 2022 dan menggantikan PUEBI. P…