Sekolah, kuliah & skripsi

Cara Menulis Abstrak Skripsi: Struktur, Contoh Dwibahasa, Kata Kunci, dan Kesalahan yang Sering Dicoret Dosen

Tim Editorial AdeptWriteDiperbarui 8 menit baca

Abstrak skripsi adalah ringkasan utuh penelitian dalam satu paragraf: latar belakang singkat, tujuan, metode, hasil utama, dan simpulan, disusul kata kunci. Tulis setelah semua bab selesai, pakai kalimat sendiri, jangan menambah data yang tidak ada di isi skripsi, dan ikuti batas kata dari pedoman fakultas kamu, karena angkanya berbeda antarkampus.

Jawaban singkat: abstrak adalah skripsi kamu dalam satu paragraf

Abstrak adalah bagian yang paling sering dibaca dari sebuah skripsi. Penguji membacanya sebelum sidang, pustakawan memakainya untuk repositori kampus, dan pembaca di mesin pencari memutuskan untuk membuka atau menutup berkas dari abstrak itu. Karena itu abstrak harus bisa berdiri sendiri: orang yang hanya membaca abstrak tetap paham apa yang diteliti, bagaimana caranya, apa temuannya, dan apa artinya.

Isi abstrak mengikuti urutan penelitian itu sendiri:

  1. Latar belakang singkat atau masalah (satu sampai dua kalimat).
  2. Tujuan penelitian (satu kalimat).
  3. Metode: pendekatan, subjek atau objek, lokasi, teknik pengumpulan dan analisis data.
  4. Hasil utama: temuan paling penting, bukan semua temuan.
  5. Simpulan atau implikasi (satu kalimat).
  6. Kata kunci di baris terpisah di bawah paragraf.

Soal panjang, jangan mengandalkan angka dari blog. Batas jumlah kata dan jumlah paragraf ditentukan oleh pedoman penulisan skripsi fakultas atau program studi kamu, dan angkanya berbeda dari kampus ke kampus. Buka buku pedoman atau panduan akademik jurusan kamu, cari bagian "abstrak", dan catat batasnya sebelum mulai menulis. Pedoman itu juga menentukan hal teknis lain: spasi, apakah abstrak ditulis satu paragraf, berapa kata kunci, serta apakah abstrak berbahasa Inggris wajib.

Abstrak dwibahasa: umumnya Indonesia dan Inggris

Banyak program studi di Indonesia meminta dua versi abstrak: satu berbahasa Indonesia dan satu berbahasa Inggris (abstract). Beberapa kampus menaruh keduanya di halaman awal skripsi, sebelum daftar isi. Ada pula yang hanya meminta satu bahasa, terutama bila skripsinya sendiri ditulis dalam bahasa Inggris. Pastikan ketentuan jurusan kamu; jangan berasumsi dari kampus lain.

Aturan praktis untuk dua versi:

  • Tulis versi Indonesia dahulu, lalu buat versi Inggris dengan makna yang sama. Isi kedua versi harus sepadan: tidak ada angka atau temuan yang hanya muncul di salah satunya.
  • Versi Inggris tidak harus mengikuti urutan kata Indonesia. Bahasa Inggris ilmiah menyukai kalimat aktif dan bentuk lampau untuk metode dan hasil. Terjemahan kata demi kata sering menghasilkan kalimat yang kaku.
  • Judul skripsi, nama instrumen, dan istilah teknis diterjemahkan secara konsisten dengan isi bab.
  • Kata kunci juga ditulis dalam dua bahasa (keywords).

Untuk membandingkan hasil terjemahan kamu, Penerjemah AdeptWrite dapat menjadi pembanding awal, tetapi hasilnya tetap perlu kamu baca ulang dan sesuaikan dengan istilah di bidang kamu.

Contoh abstrak: sebelum dan sesudah

Contoh berikut fiktif dan hanya untuk memperlihatkan bentuknya; data di dalamnya tidak berasal dari penelitian nyata.

Abstrak yang lemah:

Skripsi ini membahas tentang media sosial. Media sosial sangat berkembang di era globalisasi ini dan banyak dipakai oleh mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif. Hasilnya menunjukkan ada pengaruh yang signifikan. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi pembaca.

Masalahnya: tidak ada variabel, tidak ada subjek, tidak ada lokasi, tidak ada hasil yang bisa diperiksa, ada klise ("era globalisasi"), ada pleonasme ("membahas tentang"), dan kalimat penutup berisi harapan, bukan simpulan.

Abstrak yang lebih baik:

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh durasi penggunaan Instagram terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Program Studi Manajemen di sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dari sampel mahasiswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling, lalu dianalisis dengan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa durasi penggunaan Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik pada taraf signifikansi yang ditetapkan peneliti. Simpulannya, semakin lama mahasiswa memakai Instagram dalam sehari, semakin tinggi kecenderungan menunda tugas kuliah. Hasil ini menjadi bahan bagi dosen pembimbing akademik untuk merancang program literasi manajemen waktu.

Kata kunci: Instagram, prokrastinasi akademik, mahasiswa, regresi linear

Perhatikan bahwa abstrak ini menyebut variabel, subjek, lokasi, desain, teknik sampel, alat analisis, hasil, dan simpulan. Bila skripsi kamu memiliki angka hasil (misalnya nilai koefisien atau persentase), sebut angka itu persis seperti di Bab IV; jangan membulatkan atau menambah.

Versi Inggrisnya:

This study aims to examine the effect of Instagram usage duration on academic procrastination among Management students at a private university in Surabaya. A quantitative survey design was used. Data were collected through a Likert-scale questionnaire from a sample selected by purposive sampling and analyzed with simple linear regression. The results show that Instagram usage duration has a positive and significant effect on academic procrastination at the significance level set by the researcher. It follows that the longer students use Instagram each day, the more likely they are to postpone coursework. These findings can inform academic advisors in designing time-management literacy programs.

Keywords: Instagram, academic procrastination, students, linear regression

Tampak bahwa versi Inggris memakai bentuk lampau (was used, were collected) untuk metode dan bentuk kini (show) untuk hasil yang dinyatakan sebagai temuan. Kampus yang berbeda kadang menetapkan kala yang berbeda, jadi cek pedoman kamu.

Perbedaan abstrak untuk penelitian kuantitatif dan kualitatif

Urutan lima bagian tetap sama, tetapi isinya bergeser.

BagianKuantitatifKualitatif
TujuanMenguji pengaruh, hubungan, atau perbedaan antarvariabelMendeskripsikan atau memahami fenomena, pengalaman, atau proses
MetodeDesain, populasi dan sampel, instrumen, uji statistikPendekatan (studi kasus, fenomenologi, dll.), informan, wawancara, observasi, dokumentasi, teknik keabsahan data
HasilHasil uji utama dan arahnyaTema atau temuan utama
SimpulanHipotesis diterima atau ditolak, arti praktisnyaPemahaman yang diperoleh dan implikasinya

Pada skripsi penelitian tindakan kelas, abstrak biasanya menyebut siklus, subjek kelas, dan perubahan hasil belajar. Pada skripsi hukum normatif, sebutkan pendekatan perundang-undangan atau kasus dan inti analisisnya. Selalu cocokkan dengan jenis skripsi dan pedoman jurusan kamu.

Langkah menulis abstrak, dari bab ke kalimat

Langkah 1: Tulis setelah semua bab selesai. Abstrak meringkas apa yang sudah terjadi, bukan apa yang direncanakan. Menulisnya lebih dulu hampir selalu berakhir dengan revisi besar.

Langkah 2: Ambil satu kalimat dari tiap bab. Pendahuluan memberi masalah dan tujuan; metodologi memberi desain dan teknik; pembahasan memberi hasil utama; penutup memberi simpulan. Susun kelimanya, lalu rapikan.

Langkah 3: Pangkas. Buang rujukan ke tabel, kutipan, dan singkatan yang belum dijelaskan. Abstrak tidak memuat kutipan, tidak memuat rujukan, dan tidak memuat hal yang tidak ada di isi skripsi.

Langkah 4: Periksa kesesuaian. Setiap klaim di abstrak harus ada di isi, dengan angka yang sama.

Langkah 5: Pilih kata kunci (bagian berikut).

Langkah 6: Baca keras-keras dan periksa ejaan. Kata tidak baku sering lolos di bagian ini, padahal abstrak dibaca paling banyak orang. Daftar kata yang sering ditandai dosen ada di panduan kata tidak baku dalam skripsi.

Cara memilih kata kunci

Kata kunci membantu repositori dan mesin pencari mengelompokkan skripsi kamu. Pilihlah dengan cara berikut.

  • Ambil istilah dari judul, variabel utama, subjek atau konteks, dan metode. Contoh di atas: Instagram, prokrastinasi akademik, mahasiswa, regresi linear.
  • Gunakan istilah yang benar-benar dipakai di bidang kamu, sebaiknya yang juga muncul pada daftar pustaka. Kamu bisa melihat kata kunci artikel jurnal yang kamu kutip sebagai acuan.
  • Hindari kata terlalu umum ("pendidikan", "analisis") sebagai satu-satunya kata kunci, dan hindari kalimat panjang.
  • Urutkan dari yang paling penting. Jumlah kata kunci mengikuti pedoman kampus; bila tidak ditentukan, sedikit dan spesifik lebih baik daripada banyak dan kabur.
  • Kata kunci tidak diakhiri titik dan dipisahkan koma atau titik koma sesuai pedoman jurusan kamu.

Kesalahan yang sering dicoret dosen pembimbing

  • Abstrak berupa pendahuluan. Tiga kalimat latar belakang, satu kalimat tujuan, lalu selesai. Hasil dan simpulan hilang.
  • Tidak ada hasil. "Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh" tanpa menyebut pengaruh apa dan ke arah mana.
  • Informasi yang tidak ada di isi. Menambah klaim yang tidak dibahas di Bab IV atau V.
  • Kalimat harapan atau ucapan. "Semoga bermanfaat" bukan simpulan.
  • Kutipan dan rujukan di abstrak. Umumnya tidak diperbolehkan; periksa pedoman.
  • Pleonasme dan klise. "Membahas tentang", "agar supaya", "di era globalisasi".
  • Versi Inggris hasil terjemahan mentah. Kalimat Inggris yang kaku atau memakai istilah yang tidak lazim membuat penguji ragu terhadap seluruh skripsi.
  • Beda angka antara abstrak dan isi. Ini cepat ketahuan.
  • Terlalu panjang atau terlalu pendek dari batas pedoman kampus.

Daftar periksa sebelum menyerahkan abstrak

  • Batas kata dan format sesuai pedoman fakultas.
  • Ada tujuan, metode, hasil, dan simpulan, bukan hanya latar belakang.
  • Variabel, subjek, lokasi, dan waktu penelitian (bila relevan) tersebut.
  • Semua angka sama persis dengan Bab IV.
  • Tidak ada kutipan, singkatan yang belum dijelaskan, atau rujukan ke tabel.
  • Versi Inggris sepadan dengan versi Indonesia dan terbaca alami.
  • Kata kunci spesifik dan sesuai jumlah yang diminta.
  • Ejaan sesuai KBBI dan EYD Edisi V sudah diperiksa.

Memakai alat AdeptWrite untuk abstrak

Alat berikut tersedia gratis dengan batas pemakaian harian; batas karakter per proses tiap paket ada di halaman harga. Semuanya pembantu penyusunan; keputusan isi tetap ada pada kamu dan dosen pembimbing.

  • Penulis Abstrak menyusun abstrak terstruktur dari isi penelitian yang kamu tempel. Perlakukan hasilnya sebagai draf: cocokkan setiap klaim dan angka dengan skripsi kamu, karena alat tidak mengetahui data penelitian di luar teks yang kamu masukkan.
  • Peringkas Teks membantu meringkas bab menjadi poin inti sebagai bahan abstrak.
  • Cek Ejaan mencocokkan teks dengan daftar kata baku AdeptWrite (diperiksa terhadap KBBI VI) dan beberapa aturan EYD V untuk menemukan typo dan kata tidak baku.
  • Cek Grammar memeriksa tata bahasa dan tanda baca, termasuk untuk versi bahasa Inggris abstrak.
  • Penerjemah memberi terjemahan awal untuk versi Inggris yang kemudian kamu sunting.

Sebelum dipakai, ingat bahwa aturan kampus tentang bantuan alat berbasis AI dalam skripsi berbeda-beda. Tanyakan kebijakan di kampus kamu dan pastikan abstrak akhir benar-benar mencerminkan penelitian yang kamu lakukan.

Ringkasan

Abstrak skripsi yang baik memuat tujuan, metode, hasil, dan simpulan dalam satu paragraf ringkas, ditulis setelah semua bab selesai, sepadan dalam dua bahasa, dan ditutup kata kunci yang spesifik. Patuhi batas kata dari pedoman fakultas kamu, cocokkan semua angka dengan isi, lalu periksa ejaan sebelum dikumpulkan. Untuk bagian lain di sekitar abstrak, lihat cara menulis skripsi dan cara menulis kesimpulan.

Coba alatnya

Penulis Abstrak
Tulis abstrak terstruktur dari isi penelitian.
Buka alat
Peringkas Teks Online
Ringkas artikel atau teks panjang menjadi poin inti.
Buka alat
Cek Ejaan & Typo (EYD V)
Temukan typo dan kata tidak baku (dicocokkan dengan KBBI dan EYD V), langsung di browser.
Buka alat
Cek Grammar Bahasa Indonesia
Periksa tata bahasa, ejaan, dan tanda baca: bahasa Indonesia sesuai EYD Edisi V, juga bahasa Inggris dan bahasa lain.
Buka alat
Penerjemah Inggris–Indonesia & Bahasa Lain
Terjemahkan Inggris ↔ Indonesia atau antara 95 bahasa dengan nada alami, formal, atau santai; bahasa asal dikenali otomatis.
Buka alat

Pertanyaan umum

Berapa kata panjang abstrak skripsi?

Tidak ada satu angka untuk semua kampus. Batas kata ditentukan oleh pedoman penulisan skripsi fakultas atau program studi kamu, sehingga angkanya berbeda-beda. Cari bagian abstrak di buku pedoman jurusan, catat batasnya, lalu tulis dan pangkas abstrak sampai pas dengan batas itu.

Kapan sebaiknya abstrak ditulis?

Setelah semua bab selesai, terutama Bab IV dan V. Abstrak meringkas apa yang sudah dilakukan dan ditemukan, jadi menulisnya lebih awal biasanya berujung revisi besar ketika hasil atau simpulan berubah. Boleh membuat draf sementara, tetapi finalisasi tetap setelah isi tuntas.

Apakah abstrak harus ada versi bahasa Inggris?

Banyak program studi mewajibkannya, tetapi tidak semua. Ketentuannya ada di pedoman fakultas atau jurusan kamu, jadi cek di sana atau tanyakan kepada dosen pembimbing. Bila wajib, versi Inggris harus sepadan dengan versi Indonesia dan terbaca alami, bukan terjemahan kata demi kata.

Apakah abstrak boleh memuat kutipan dan rujukan?

Umumnya tidak. Abstrak memuat ringkasan penelitian kamu sendiri, tanpa kutipan, tabel, atau rujukan ke daftar pustaka. Pengecualian dapat ada pada pedoman tertentu, jadi periksa aturan kampus kamu. Rujukan dan kutipan tempatnya di bab pendahuluan, kajian pustaka, dan pembahasan.

Semua panduan