Sekolah, kuliah & skripsi

Teks Laporan Hasil Observasi (LHO): Pengertian, Struktur, Ciri Bahasa, dan Contoh

Tim Editorial AdeptWriteDiperbarui 7 menit baca

Teks laporan hasil observasi (LHO) adalah teks yang melaporkan hasil pengamatan langsung terhadap suatu objek secara objektif dan sistematis. Strukturnya lazim terdiri atas pernyataan umum, deskripsi bagian, dan simpulan atau deskripsi manfaat. Bahasanya baku, faktual, dan memakai istilah yang tepat, tanpa opini pribadi. Panduan ini memuat langkah menulis, contoh lengkap, dan daftar periksa.

Jawaban singkat: apa itu teks laporan hasil observasi?

Teks laporan hasil observasi (disingkat LHO) adalah teks yang berisi hasil pengamatan langsung terhadap sebuah objek, misalnya hewan, tumbuhan, tempat, benda, atau kegiatan, yang disampaikan secara objektif, faktual, dan sistematis. Penulisnya mengamati, mencatat, lalu melaporkan apa adanya, tanpa menambahkan perasaan atau pendapat pribadi.

Tiga hal yang membedakan LHO dari tulisan lain:

  1. Berdasarkan pengamatan nyata. Isinya bisa dicek: bentuk, ciri, bagian, dan perilaku objek yang memang diamati atau dirujuk dari sumber yang sahih.
  2. Bersifat umum. LHO membahas golongan atau jenis (misalnya "kucing rumah"), bukan satu individu tertentu ("kucing milik Rina").
  3. Tersusun menurut struktur tetap. Pernyataan umum, deskripsi bagian, lalu simpulan atau manfaat.

Teks LHO dikenal luas dari pelajaran Bahasa Indonesia SMP dan SMA. Penamaan jenis teks dan urutan materinya dapat berbeda menurut kurikulum dan buku pegangan, jadi ikuti istilah yang dipakai guru kamu.

Struktur teks laporan hasil observasi

BagianFungsiIsi yang lazim
Pernyataan umum (klasifikasi)Memperkenalkan objekNama objek, golongan atau klasifikasinya, dan gambaran umum
Deskripsi bagianMenguraikan objek secara terperinciBagian-bagian, ciri fisik, cara hidup atau cara kerja, perilaku, kegunaan, masing-masing dalam paragraf sendiri
Simpulan atau deskripsi manfaatMenutup laporanRangkuman temuan, atau manfaat objek bagi manusia atau lingkungan

Sebagian buku menyebut bagian terakhir deskripsi manfaat, sebagian lain simpulan, dan sebagian memasukkan keduanya sebagai penutup. Bila tugas kamu menyebut salah satunya, tulis yang diminta.

Pernyataan umum

Paragraf pembuka yang menjawab pertanyaan "ini apa dan termasuk golongan apa?". Biasanya berupa kalimat definisi dengan pola objek + adalah/merupakan + golongan + ciri umum.

Deskripsi bagian

Inti laporan. Setiap paragraf membahas satu aspek: bentuk tubuh, bagian-bagian, tempat hidup, makanan, cara berkembang biak, atau fungsi. Tiap paragraf sebaiknya punya kalimat utama yang jelas; panduan kalimat utama menjelaskan caranya.

Simpulan atau deskripsi manfaat

Menutup dengan rangkuman ciri terpenting atau dengan manfaat yang nyata. Hindari menutup dengan ajakan emosional atau ucapan "semoga bermanfaat", karena LHO adalah laporan, bukan pidato.

Ciri kebahasaan LHO

  1. Kata baku dan istilah teknis. Pakai bentuk yang sesuai KBBI dan EYD Edisi V, serta istilah ilmiah bila ada (misalnya nama latin, ditulis miring).
  2. Kalimat definisi dan klasifikasi. Verba relasional seperti adalah, merupakan, ialah, termasuk, tergolong.
  3. Kalimat deskriptif. Verba seperti memiliki, terdiri atas, tersusun dari, berfungsi.
  4. Objektif dan impersonal. Tidak memakai "saya merasa" atau "menurut saya"; kalimat tanpa penilaian subjektif seperti "sangat indah" atau "menakjubkan".
  5. Kalimat berpola umum. Sebut jenis, bukan individu: "Kucing rumah memiliki kumis", bukan "Kucing saya punya kumis".
  6. Kata penghubung yang runtut. Seperti selain itu, sementara itu, oleh karena itu; lihat kata penghubung antarkalimat.
  7. Bilangan dan satuan yang konsisten. Bila memakai angka, sertakan satuan dan sumber atau cara mengukurnya.

Satu catatan kebahasaan: perhatikan penulisan awalan di- dan ke-, serta kata depan, agar tidak keliru memisah atau menggabungkan. Tanda bacanya mengikuti EYD Edisi V (lihat EYD Edisi V: perubahan dari PUEBI).

LHO, deskripsi, eksplanasi, dan laporan kegiatan: bedanya

JenisTujuanCirinya
LHOMelaporkan hasil pengamatan tentang suatu golongan objekObjektif, berstruktur, umum
Teks deskripsiMelukiskan suatu objek agar pembaca membayangkannyaBoleh subjektif dan memakai bahasa kiasan
Teks eksplanasiMenjelaskan proses atau sebab-akibat suatu peristiwaBerurutan, memakai kata sebab-akibat
Laporan kegiatanMencatat apa yang dilakukan dan hasilnyaBerfokus pada rangkaian kegiatan dan waktu

Bila kalimat kamu berisi "keindahan yang memukau", kamu sedang menulis deskripsi; bila kalimat kamu berisi "memiliki lima bagian", kamu sedang menulis LHO.

Langkah menulis LHO

  1. Pilih objek yang dapat diamati. Cukup spesifik agar selesai dalam satu laporan: kucing rumah, tanaman lidah buaya, perpustakaan sekolah.
  2. Siapkan lembar pengamatan. Kolom: aspek yang diamati, hasil pengamatan, dan keterangan. Untuk hewan: bentuk tubuh, penutup tubuh, alat gerak, makanan, tempat hidup.
  3. Amati dan catat apa adanya. Catat langsung, bukan dari ingatan. Sertakan tanggal dan tempat pengamatan.
  4. Lengkapi dengan sumber tepercaya. Bagian yang tidak bisa diamati (misalnya nama ilmiah atau klasifikasi) dirujuk dari buku pelajaran, ensiklopedia, atau situs lembaga yang berwenang, lalu dicantumkan sumbernya.
  5. Susun kerangka menurut struktur. Satu butir kerangka untuk satu paragraf. Alat Generator Outline dapat membantu bila kamu buntu.
  6. Tulis dengan bahasa objektif. Mulai dari pernyataan umum, lalu deskripsi bagian, lalu simpulan.
  7. Sunting. Periksa fakta, ejaan, dan istilah, lalu hapus kalimat yang berisi pendapat.

Contoh teks LHO lengkap

Contoh berikut sengaja memakai pengetahuan umum yang mudah diperiksa. Dalam tugas sungguhan, ganti dengan hasil pengamatan kamu sendiri.

Kucing Rumah

Pernyataan umum

Kucing rumah (Felis catus) adalah hewan mamalia yang dipelihara manusia sebagai hewan kesayangan dan penangkap tikus. Kucing tergolong hewan karnivora, yakni pemakan daging. Hewan ini dapat ditemukan di permukiman di berbagai daerah di Indonesia, baik sebagai peliharaan maupun yang hidup bebas di lingkungan sekitar rumah.

Deskripsi bagian

Tubuh kucing terdiri atas kepala, badan, ekor, dan empat kaki. Seluruh tubuhnya tertutup bulu dengan warna dan corak yang beragam, seperti hitam, putih, jingga, belang, atau kombinasi beberapa warna.

Kepala kucing berbentuk bulat dengan sepasang telinga tegak yang dapat digerakkan ke berbagai arah. Matanya besar dan pupilnya dapat menyempit atau melebar mengikuti terang atau gelapnya cahaya. Di sekitar hidung dan mulutnya terdapat kumis panjang yang berfungsi sebagai alat peraba.

Kaki kucing memiliki bantalan lunak di telapaknya sehingga langkahnya nyaris tidak bersuara. Pada ujung jarinya terdapat cakar yang dapat disembunyikan dan dikeluarkan saat dibutuhkan, misalnya ketika memanjat atau menangkap mangsa. Ekornya yang panjang membantu kucing menjaga keseimbangan.

Dalam hal makanan, kucing memakan ikan, daging, dan pakan olahan yang dijual untuk kucing. Permukaan lidahnya kasar sehingga dapat dipakai untuk membersihkan bulu dan mengikis daging dari tulang.

Kucing aktif terutama pada waktu senja dan malam hari. Pada siang hari, kucing banyak menghabiskan waktu untuk tidur atau berbaring di tempat yang hangat.

Simpulan

Kucing rumah adalah mamalia karnivora yang bertubuh lentur, berbulu, dan berkumis peraba, serta berkaki berbantalan dengan cakar yang dapat disembunyikan. Selain menjadi hewan kesayangan, kucing membantu manusia mengendalikan tikus di sekitar rumah.

Mengapa contoh ini sesuai kaidah LHO

  • Pernyataan umum memuat nama, nama ilmiah, golongan (mamalia, karnivora), dan gambaran umum.
  • Setiap paragraf deskripsi punya satu fokus: bentuk tubuh, kepala, kaki, makanan, aktivitas.
  • Kalimatnya faktual dan tanpa kata penilaian seperti "lucu" atau "menggemaskan".
  • Subjeknya golongan ("kucing"), bukan individu tertentu.
  • Simpulan merangkum ciri dan menyebut manfaat tanpa data baru.

Dari tulisan lemah ke tulisan kuat

Sebelum:

Kucing saya namanya Mimi, lucu sekali dan suka main. Menurut saya kucing adalah hewan yang paling menggemaskan di dunia.

Masalah: menyebut individu, memakai sudut pandang pertama, dan berisi penilaian pribadi.

Sesudah:

Kucing rumah adalah hewan mamalia yang aktif bermain, terutama saat masih muda. Gerakannya lincah karena tubuhnya lentur dan kakinya berbantalan lunak.

Kalimat ini bisa diperiksa pembaca, tidak memuat pendapat, dan membicarakan golongan.

Sebelum:

Pohon mangga di halaman sekolah kami berbuah banyak sekali dan rasanya manis banget.

Sesudah:

Pohon mangga (Mangifera indica) menghasilkan buah berdaging yang rasanya bergantung pada varietas dan tingkat kematangan.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Mencampur opini dan fakta. Kata seperti "indah", "mengerikan", atau "paling" biasanya tanda opini.
  • Tidak memakai struktur. Tulisan langsung masuk ke ciri-ciri tanpa pernyataan umum dan tanpa penutup.
  • Terlalu singkat pada deskripsi bagian. Satu kalimat untuk setiap bagian belum cukup; kembangkan dengan fungsi atau rincian.
  • Memakai kata tidak baku atau istilah asal. Cek dengan KBBI dan hindari bentuk seperti "praktek" bila yang baku "praktik".
  • Mengutip data tanpa sumber. Angka ukuran, usia, atau populasi harus berasal dari pengamatan atau sumber yang disebutkan.
  • Menutup dengan ucapan. "Sekian dan terima kasih" tidak lazim untuk laporan tertulis.

Daftar periksa sebelum dikumpulkan

  • Judul menyebut objek dengan jelas.
  • Pernyataan umum memuat nama, golongan, dan gambaran umum.
  • Deskripsi bagian terbagi dalam paragraf yang masing-masing punya satu fokus.
  • Tidak ada kata ganti "saya" atau penilaian subjektif.
  • Istilah dan nama ilmiah ditulis tepat, nama ilmiah miring.
  • Simpulan atau manfaat sesuai isi, tanpa data baru.
  • Ejaan dan tanda baca sudah diperiksa, sumber (bila ada) sudah dicantumkan.

Memakai alat AdeptWrite untuk menyusun LHO

Alat membantu pada tahap kerangka dan penyuntingan. Pengamatan, fakta, dan kesimpulan harus berasal dari kamu. Batas masukan per proses adalah 6.000 karakter.

  • Generator Outline menyusun kerangka tulisan dari satu topik; pakai sebagai titik awal, lalu sesuaikan dengan hasil pengamatan kamu.
  • Generator Paragraf punya mode Deskripsi dan Eksposisi untuk mengembangkan satu paragraf dari ide pokok. Periksa semua fakta dalam hasilnya sebelum memakainya.
  • Cek Grammar memeriksa tata bahasa, ejaan, dan tanda baca bahasa Indonesia berdasarkan EYD Edisi V.
  • Cek Ejaan mencocokkan kata dengan KBBI untuk menemukan bentuk tidak baku.

Kebijakan pemakaian alat bantu dalam tugas ditentukan oleh sekolah kamu, jadi periksa aturannya. Alat tidak dapat melakukan pengamatan pengganti: bagian yang membuat LHO berharga adalah catatan yang kamu ambil sendiri.

Ringkasan

LHO melaporkan hasil pengamatan secara objektif dengan struktur tetap: pernyataan umum, deskripsi bagian, dan simpulan atau manfaat. Bahasanya baku, faktual, impersonal, dan membicarakan golongan, bukan individu. Mulailah dari lembar pengamatan, bukan dari kalimat, lalu sunting hingga bebas opini dan bebas kata tidak baku.

Coba alatnya

Generator Outline (Kerangka Tulisan)
Susun kerangka artikel, esai, skripsi, atau presentasi dari satu topik.
Buka alat
Generator Paragraf
Satu paragraf pembuka, isi, atau penutup—atau paragraf deskripsi, eksposisi, narasi, argumentasi, persuasi—dari ide pokokmu.
Buka alat
Cek Grammar Bahasa Indonesia
Periksa tata bahasa, ejaan, dan tanda baca: bahasa Indonesia sesuai EYD Edisi V, juga bahasa Inggris dan bahasa lain.
Buka alat
Cek Ejaan & Typo (EYD V)
Temukan typo dan kata tidak baku (dicocokkan dengan KBBI dan EYD V), langsung di browser.
Buka alat

Pertanyaan umum

Apa saja struktur teks laporan hasil observasi?

Strukturnya lazim terdiri atas pernyataan umum yang memperkenalkan objek dan golongannya, deskripsi bagian yang menguraikan ciri dan bagian objek, serta simpulan atau deskripsi manfaat sebagai penutup. Sebagian buku pelajaran memakai istilah berbeda, jadi ikuti istilah yang dipakai guru kamu.

Apa bedanya teks LHO dengan teks deskripsi?

LHO melaporkan hasil pengamatan secara objektif tentang suatu golongan objek dan memiliki struktur tetap. Teks deskripsi melukiskan objek agar pembaca dapat membayangkannya, dan boleh memakai bahasa kiasan serta kesan pribadi. Kalimat penuh penilaian biasanya tanda deskripsi, bukan LHO.

Apakah LHO boleh memakai kata "saya"?

Sebaiknya tidak. LHO bersifat objektif dan impersonal, sehingga pembahasan memakai subjek golongan, misalnya "kucing rumah", bukan "kucing saya". Keterangan metode, seperti tanggal dan tempat pengamatan, boleh disebut dengan kalimat netral tanpa penilaian pribadi.

Apakah isi LHO harus dari pengamatan langsung?

Pengamatan langsung adalah dasar LHO. Bagian yang tidak dapat diamati, seperti nama ilmiah atau klasifikasi, boleh dirujuk dari buku pelajaran, ensiklopedia, atau lembaga yang berwenang, dengan menyebutkan sumbernya. Jangan memakai angka atau fakta yang tidak dapat dilacak asalnya.

Semua panduan