Peluluhan K, P, S, T: Memengaruhi atau Mempengaruhi? Mengubah atau Merubah?
Huruf k, p, s, dan t di awal kata dasar luluh (hilang) setelah awalan me- dan pe-: kirim menjadi mengirim, pengaruh menjadi memengaruhi, sewa menjadi menyewa, tulis menjadi menulis. Luluh tidak terjadi pada kata dasar yang diawali gugus konsonan seperti kritik dan produksi, sehingga bentuk bakunya mengkritik dan memproduksi.
Jawaban singkat
Setelah awalan me- atau pe-, huruf pertama kata dasar yang berupa k, p, s, atau t biasanya luluh, artinya hilang dan digantikan bunyi nasal dari awalan itu. Karena itu bentuk bakunya memengaruhi (bukan mempengaruhi), mengubah (bukan merubah), menyewa, dan menulis. Pengecualiannya adalah kata dasar yang diawali gugus konsonan, misalnya kritik, produksi, atau transfer: huruf pertamanya dipertahankan, jadi mengkritik, memproduksi, mentransfer.
Rujukan di halaman ini adalah KBBI edisi VI daring dan EYD Edisi V dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kalau ragu pada satu kata, cek langsung di KBBI daring.
Apa itu peluluhan
Awalan me- punya beberapa wujud yang menyesuaikan huruf pertama kata dasar: me-, mem-, men-, meny-, meng-, dan menge-. Pada empat huruf, penyesuaian itu menelan huruf pertama kata dasar. Itulah peluluhan, dan singkatannya dalam pelajaran bahasa Indonesia adalah KPST.
| Huruf awal kata dasar | Awalan menjadi | Luluh? | Contoh |
|---|---|---|---|
| k | meng- | ya | kirim, mengirim; kupas, mengupas |
| p | mem- | ya | pilih, memilih; pakai, memakai |
| s | meny- | ya | sewa, menyewa; simpan, menyimpan |
| t | men- | ya | tulis, menulis; tanam, menanam |
| l, m, n, r, y, w | me- | tidak berlaku | lihat, melihat; rasa, merasa |
| b, f, v | mem- | tidak | beli, membeli; fitnah, memfitnah |
| d, c, j, z | men- | tidak | dengar, mendengar; cari, mencari |
| g, h, kh, vokal | meng- | tidak | gambar, menggambar; ubah, mengubah |
Dua hal perlu diingat dari tabel. Pertama, hanya empat huruf yang luluh. Kedua, awalan meng- muncul di dua tempat: untuk k (yang luluh) dan untuk vokal, g, h (yang tidak ada yang luluh). Di situlah sumber banyak salah paham.
Aturan satu per satu
K luluh menjadi meng-
kirim menjadi mengirim, kunjungi menjadi mengunjungi, karang menjadi mengarang, kurang menjadi mengurangi, kemas menjadi mengemas. Huruf k tidak tertulis lagi.
P luluh menjadi mem-
pilih menjadi memilih, pukul menjadi memukul, pakai menjadi memakai, periksa menjadi memeriksa, pengaruh menjadi memengaruhi. Perhatikan kata terakhir: kata dasarnya pengaruh, bukan mengaruh, dan huruf p di depannya luluh. Karena itu mempengaruhi dengan dua huruf p tidak baku.
S luluh menjadi meny-
sapu menjadi menyapu, sewa menjadi menyewa, simpan menjadi menyimpan, suruh menjadi menyuruh, sambung menjadi menyambung.
T luluh menjadi men-
tulis menjadi menulis, tarik menjadi menarik, tolong menjadi menolong, teliti menjadi meneliti, terjemah menjadi menerjemahkan, taat menjadi menaati.
Awalan pe- mengikuti pola yang sama
Untuk pelaku atau alat, pola yang sama berlaku pada pe-: kirim menjadi pengirim, pilih menjadi pemilih, sewa menjadi penyewa, tulis menjadi penulis, terjemah menjadi penerjemah, periksa menjadi pemeriksa. Bentuk dengan -an juga ikut: pemilihan, penyimpanan, penelitian.
Mengubah atau merubah?
Bentuk baku adalah mengubah. Kata dasarnya ubah, yang diawali vokal u. Vokal tidak meluluh dan awalan me- bertemu vokal menjadi meng-: meng + ubah = mengubah. Kata merubah seolah-olah berasal dari kata dasar rubah, yaitu nama hewan, dan itu bukan yang dimaksud penulisnya. Di entri kata baku kami, pasangan ini dicatat dengan sumber KBBI VI: mengubah atau merubah.
Kebingungan ini wajar. Kata perubahan memang benar, tetapi huruf r di sana berasal dari awalan per-, bukan dari me-. Jadi per + ubah = perubahan, sedangkan me + ubah = mengubah. Bentuk turunan lain yang sah: diubah, pengubah, berubah.
Sebelum dan sesudah
Contoh kalimat laporan kantor dan tugas kuliah (rekaan untuk latihan):
Sebelum: Faktor harga mempengaruhi keputusan konsumen, sehingga tim pemasaran merubah strategi promosi dan mentaati ketentuan baru dari pusat.
Sesudah: Faktor harga memengaruhi keputusan konsumen, sehingga tim pemasaran mengubah strategi promosi dan menaati ketentuan baru dari pusat.
Sebelum: Mahasiswa mensukseskan acara dengan mengkonsumsi anggaran seperlunya dan menterjemahkan materi.
Sesudah: Mahasiswa menyukseskan acara dengan mengonsumsi anggaran seperlunya dan menerjemahkan materi.
Dua kalimat itu memuat enam bentuk yang salah. Pembaca tidak harus tahu istilah peluluhan untuk merasa ada yang janggal, tetapi dosen penguji dan penyeleksi berkas biasanya langsung melihatnya.
Pengecualian: gugus konsonan dan kata serapan
Huruf k, p, s, t tidak luluh kalau kata dasar diawali dua konsonan berturut-turut (gugus konsonan). Kebanyakan berasal dari serapan bahasa asing.
| Kata dasar | Bentuk baku | Contoh bentuk keliru |
|---|---|---|
| kritik | mengkritik | meritik |
| klarifikasi | mengklarifikasi | mengelarifikasi |
| klasifikasi | mengklasifikasi | mengelasifikasi |
| produksi | memproduksi | memroduksi |
| program | memprogram | memrogram |
| promosi | mempromosikan | memromosikan |
| presentasi | mempresentasikan | memresentasikan |
| praktik | mempraktikkan | mempraktekkan |
| transfer | mentransfer | menransfer |
| stabil | menstabilkan | menyetabilkan |
| standar | menstandarkan | menyetandarkan |
| sponsor | mensponsori | menyponsori |
Alasannya bunyi: mengkritik dan memproduksi terdengar wajar, sementara memroduksi sulit diucapkan karena gugus pr- terpecah. Kata dasar seperti kritik, produksi, atau transfer diserap utuh sehingga huruf awalnya dipertahankan.
Ada dua catatan tambahan.
- Tidak semua k-awal serapan dipertahankan. Kata dasar yang diawali k tetapi diikuti vokal tetap luluh, misalnya konsumsi menjadi mengonsumsi, kontrol menjadi mengontrol, komentar menjadi mengomentari, komunikasi menjadi mengomunikasikan. Bentuk mengkonsumsi dan mengkomentari tidak baku. Polanya: lihat huruf kedua. Vokal berarti luluh, konsonan berarti dipertahankan.
- Kata dasar satu suku memakai menge-. Tes menjadi mengetes, cat menjadi mengecat, las menjadi mengelas, pel menjadi mengepel, bom menjadi mengebom. Ini bukan peluluhan, tetapi sering tertukar karena bentuknya mirip.
Beberapa kata punya bentuk yang perlu dihafal, misalnya mempunyai (dari punya, huruf p dipertahankan). Kalau sebuah turunan terasa menyimpang dari pola, buka KBBI daring dan lihat entri induknya.
Mem- bukan selalu peluluhan
Satu jebakan penting: memper- adalah awalan tersendiri (me- + per-), jadi huruf p di sana tidak luluh. Memperbaiki berasal dari per- + baik; mempertahankan dari per- + tahan; memperkuat dari per- + kuat. Bandingkan:
- memengaruhi = me- + pengaruh (p luluh)
- memperbaiki = memper- + baik (tidak ada kata dasar berawalan p)
Jadi aturan peluluhan hanya relevan kalau huruf p memang bagian dari kata dasar. Kalau yang melekat adalah per-, p tetap tertulis. Begitu pula awalan ber-, ter-, dan di- tidak pernah meluluhkan: berpengaruh, terpengaruh, ditulis, disimpan.
Daftar bentuk yang sering salah
| Salah | Benar |
|---|---|
| merubah | mengubah |
| mempengaruhi | memengaruhi |
| mentaati | menaati |
| menterjemahkan | menerjemahkan |
| mensukseskan | menyukseskan |
| mengkonsumsi | mengonsumsi |
| mengkomentari | mengomentari |
| mempraktekkan | mempraktikkan |
| menyukuri | mensyukuri |
| memunyai | mempunyai |
Catatan untuk baris mensyukuri: kata dasar syukur diawali sy, yaitu gugus dua huruf, sehingga huruf s dipertahankan. Sebaliknya menyukseskan berasal dari sukses, yang diawali s diikuti vokal sehingga s luluh.
Cara cepat memutuskan
- Temukan kata dasar dengan membuang awalan dan akhiran.
- Lihat huruf pertamanya. Kalau bukan k, p, s, atau t, peluluhan tidak berlaku.
- Lihat huruf keduanya. Kalau huruf pertama k, p, s, atau t diikuti vokal, huruf itu luluh.
- Kalau diikuti konsonan (kr-, pr-, tr-, st-, sy-, kl-), huruf itu dipertahankan.
- Kalau kata dasar satu suku, pakai menge-.
- Masih ragu? Cek di KBBI daring atau Cek KBBI.
Memeriksa dengan AdeptWrite
Cek Ejaan berjalan di browser dan mencocokkan teks dengan pasangan baku dan tidak baku yang kami susun dari KBBI VI dan EYD Edisi V. Pasangan seperti mengubah dan merubah termasuk di dalamnya, tetapi alat ini tidak mencakup semua turunan dari semua kata dasar. Jadi anggap hasilnya sebagai penunjuk, bukan keputusan akhir. Untuk satu kata tertentu, Cek KBBI menunjukkan apakah kata itu baku, memberi saran ejaan, dan menampilkan definisi dari Wikikamus. Daftar lengkap pasangan lain ada di daftar kata baku dan tidak baku.
Kalau yang kamu cari adalah gambaran besar tentang awalan, sufiks, dan fungsinya, baca imbuhan dalam bahasa Indonesia. Untuk kesalahan lain yang berpola, lihat kesalahan ejaan yang sering terjadi.
Kebiasaan yang membantu
- Ucapkan kata dasarnya sebelum menambah awalan. Orang jarang salah pada menulis karena sering melihatnya, tetapi mengubah perlu kamu urai dulu.
- Buat daftar pribadi berisi sepuluh turunan yang sering kamu pakai di tulisan resmi: memengaruhi, mengubah, menaati, menerjemahkan, mengonsumsi, memproduksi, mempraktikkan.
- Periksa di akhir, bukan sambil menulis. Mengetik tanpa henti untuk memperbaiki ejaan memutus alur berpikir.
- Jangan mengandalkan koreksi otomatis ponsel. Papan ketik bisa menyarankan merubah karena sering dipakai, bukan karena baku.
Coba alatnya
Pertanyaan umum
Apa itu peluluhan KPST dalam bahasa Indonesia?
Peluluhan KPST adalah hilangnya huruf k, p, s, atau t di awal kata dasar saat bertemu awalan me- atau pe-. Huruf itu digantikan bunyi nasal awalan: kirim menjadi mengirim, pilih menjadi memilih, sewa menjadi menyewa, tulis menjadi menulis.
Mana yang baku, memengaruhi atau mempengaruhi?
Yang baku adalah memengaruhi. Kata dasarnya pengaruh, dan huruf p di awalnya luluh setelah awalan me-, sehingga menjadi memengaruhi. Bentuk mempengaruhi tidak baku.
Mengapa mengkritik tidak luluh menjadi mengritik?
Kritik diawali gugus konsonan kr-, dan kata serapan semacam itu umumnya mempertahankan huruf awalnya: mengkritik, memproduksi, mentransfer. Kata serapan berawalan k diikuti vokal tetap luluh, misalnya mengonsumsi dan mengontrol. Untuk satu kata tertentu, cek entrinya di KBBI daring.
Apakah merubah dan mengubah sama-sama baku?
Tidak. Bentuk baku adalah mengubah, dari kata dasar ubah yang berawalan vokal sehingga me- menjadi meng-. Merubah tidak baku karena seolah berasal dari kata dasar rubah, nama hewan. Kata perubahan tetap benar karena berasal dari awalan per-.
Panduan terkait
- Imbuhan Bahasa Indonesia: Awalan, Akhiran, Sisipan, Konfiks, dan Aturan Peluluhan — Imbuhan (afiks) adalah bagian yang ditempelkan pada kata dasar untuk membentuk kata baru: awalan seperti me-, ber-, di-,…
- Daftar Kata Baku dan Tidak Baku Menurut KBBI dan EYD V — Kata baku adalah kata yang ejaannya sesuai KBBI dan EYD V; kata tidak baku menyimpang dari keduanya, misalnya aktifitas,…
- 30 Kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia yang Paling Sering Terjadi (dan Perbaikannya) — Kesalahan ejaan yang paling sering terjadi dalam bahasa Indonesia umumnya berpola: praktek (praktik), resiko (risiko), m…
- Kata yang Sering Tertukar dalam Bahasa Indonesia (dari/daripada, di/pada, adalah/ialah, sangsi/sanksi) — Kata yang sering tertukar dalam bahasa Indonesia umumnya mirip bunyi atau maknanya: dari dan daripada, di dan pada, adal…