Contoh Surat dan Email Izin Sakit untuk Kantor dan Sekolah
Surat atau email izin sakit cukup memuat sapaan, identitas, pernyataan bahwa kamu sakit dan tidak dapat masuk, lama izin, tindak lanjut pekerjaan atau pelajaran, serta penutup. Tidak perlu menyebut diagnosis. Kirim sedini mungkin, sebelum jam masuk. Lampirkan surat keterangan dokter hanya bila aturan sekolah atau perusahaanmu memintanya.
Jawaban singkat: apa yang harus ada dalam surat izin sakit
Surat izin sakit yang baik pendek dan jelas. Isinya enam hal:
- Sapaan kepada guru, wali kelas, atasan, atau bagian SDM.
- Identitas: nama, kelas atau jabatan, dan bagian atau unit.
- Pernyataan: kamu sakit sehingga tidak dapat masuk.
- Lama izin: tanggal atau jumlah hari, dan perkiraan kapan kembali.
- Tindak lanjut: pekerjaan atau pelajaran yang akan diserahkan atau dikejar.
- Penutup: ucapan terima kasih dan nama.
Kamu tidak wajib menyebut jenis penyakit. Cukup tulis "sakit" atau "kurang sehat", kecuali aturan tempatmu meminta keterangan lain. Kabarkan sedini mungkin, idealnya sebelum jam masuk dimulai, karena kabar yang terlambat lebih merepotkan daripada kabar yang singkat.
Panduan ini memberi contoh untuk sekolah, email kantor, dan WhatsApp, lalu membahas kapan surat keterangan dokter diperlukan.
Pilih format sesuai tempat dan keadaan
Budaya kerja dan sekolah di Indonesia berbeda-beda. Banyak sekolah memakai surat tertulis yang dititipkan lewat teman atau orang tua, sementara banyak kantor menerima kabar lewat WhatsApp atau email. Cara paling aman adalah mengikuti kebiasaan resmi tempatmu.
| Situasi | Format yang lazim | Catatan |
|---|---|---|
| Siswa SD/SMP/SMA | Surat tulisan tangan atau cetak, ditandatangani orang tua atau wali | Dititipkan ke teman atau dikirim lewat wali kelas |
| Mahasiswa | Pesan ke dosen atau email ke dosen pengampu | Lampirkan bukti bila kelas memakai daftar hadir ketat |
| Karyawan, izin satu atau dua hari | Pesan singkat kepada atasan langsung, lalu email resmi bila diminta | Sering cukup lewat WhatsApp, tetapi ikuti aturan HRD |
| Karyawan, izin lebih lama | Email resmi ke atasan dan HRD dengan surat keterangan dokter | Sebutkan rencana serah terima pekerjaan |
| Instansi pemerintah atau BUMN | Surat tertulis atau formulir internal | Ikuti format yang ditentukan bagian kepegawaian |
Jika tempatmu punya aturan tertulis, aturan itu mengalahkan semua contoh di halaman ini. Bila ragu, tanyakan lewat pesan singkat kepada atasan atau wali kelas.
Contoh 1: surat izin tidak masuk sekolah
Surat ini ditulis orang tua atau wali untuk siswa. Siswa SMA yang sudah mandiri boleh menulisnya sendiri jika sekolah mengizinkan.
Bandung, 3 November 2026
Yth. Ibu Wali Kelas VIII-B SMP Negeri 5 Bandung di Tempat
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Hendra Gunawan Hubungan : Ayah dari siswa
memberitahukan bahwa anak saya:
Nama : Raihan Gunawan Kelas : VIII-B
tidak dapat mengikuti kegiatan belajar di sekolah pada tanggal 3 sampai 4 November 2026 karena sakit. Untuk itu, mohon Ibu berkenan memberikan izin.
Atas perhatian dan izin yang Ibu berikan, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya, Orang tua siswa,
(tanda tangan) Hendra Gunawan
Beberapa catatan penulisan:
- Dalam surat resmi, tanggal ditulis lengkap dengan nama bulan. Nama bulan memakai huruf kapital awal ("November"); lihat penulisan nama bulan yang benar.
- "di Tempat" memakai "di" terpisah karena kata depan. Untuk sapaan dan gelar, lihat sapaan dan gelar dalam surat.
- Bila sekolah memberi formulir izin, isi formulir itu, bukan surat bebas.
Contoh 2: surat izin sakit yang ditulis siswa atau mahasiswa sendiri
Surabaya, 3 November 2026
Yth. Bapak Dr. Agus Prasetyo, M.Pd. Dosen Mata Kuliah Statistika Pendidikan
Dengan hormat,
Saya, Salsabila Putri, mahasiswa Pendidikan Matematika angkatan 2024 kelas A, memohon izin tidak dapat mengikuti perkuliahan pada Rabu, 4 November 2026, karena sakit. Saya akan mempelajari materi pertemuan tersebut dari slide dan meminta catatan teman, lalu menyerahkan tugas yang tenggatnya hari itu paling lambat Kamis, 5 November 2026, bila Bapak berkenan.
Surat keterangan dokter saya lampirkan bersama pesan ini.
Terima kasih atas pengertian Bapak.
Hormat saya, Salsabila Putri
Perhatikan kalimat "bila Bapak berkenan". Mahasiswa menawarkan jalan keluar, bukan sekadar meminta izin. Cara ini biasanya lebih mudah diterima. Soal batas kehadiran dan ujian susulan, ikuti pedoman akademik kampusmu.
Contoh 3: email izin sakit ke atasan
Email kantor sebaiknya ringkas. Subjek harus langsung menunjukkan isinya; lihat juga cara menulis subjek email.
Kepada: rina.hartono@contoh.co.id Tembusan: hrd@contoh.co.id Subjek: Izin Sakit – Dimas Wicaksono – 3 November 2026
Selamat pagi, Bu Rina.
Mohon maaf, hari ini, Selasa, 3 November 2026, saya tidak dapat masuk kerja karena sakit. Saya berencana beristirahat dan akan memberi kabar lagi besok pagi mengenai kondisi saya.
Untuk pekerjaan yang berjalan: laporan mingguan sudah saya simpan di folder tim dan rekap pesanan tinggal dikirim. Bila ada hal mendesak, Mas Fajar sudah mengetahui statusnya dan dapat membantu.
Terima kasih atas pengertian Ibu.
Salam, Dimas Wicaksono Staf Operasional
Mengapa contoh ini bekerja:
- Tanggal dan hari disebut sehingga tidak ada salah tafsir.
- Tidak ada diagnosis; cukup "sakit".
- Serah terima pekerjaan membuat atasan tidak perlu bertanya balik.
- Rencana kabar berikutnya menunjukkan tanggung jawab.
- Tembusan ke HRD hanya dipakai bila perusahaan mensyaratkannya.
Untuk sapaan dan penutup lain, lihat cara menutup email dan etika menulis email kerja.
Contoh 4: pesan WhatsApp ke atasan atau wali kelas
Banyak tempat menerima kabar lewat WhatsApp, terutama untuk izin satu hari. Tetap pakai sapaan sopan dan ejaan yang rapi.
Selamat pagi, Bu Rina. Mohon maaf mengganggu pagi-pagi. Hari ini saya sakit dan belum bisa masuk kerja. Pekerjaan yang mendesak sudah saya serahkan ke Mas Fajar. Saya akan kabari lagi besok pagi. Terima kasih atas pengertiannya, Bu.
Untuk guru:
Selamat pagi, Bu. Saya ayahnya Raihan kelas VIII-B. Hari ini Raihan sakit sehingga tidak bisa masuk sekolah. Suratnya akan kami susulkan setelah ia sembuh. Terima kasih, Bu.
Hal yang perlu dijaga pada pesan singkat:
- Jangan kirim hanya "izin ya" atau "sakit".
- Hindari singkatan berlebihan seperti "gk bisa masuk krn sakit".
- Kirim pada jam wajar dan sebelum jam masuk.
- Bila perusahaan mensyaratkan email resmi, kirim email setelah pesan singkat itu.
Kapan perlu surat keterangan dokter
Tidak ada satu aturan yang berlaku sama di semua tempat. Syarat surat keterangan dokter ditentukan oleh peraturan sekolah, kampus, atau perusahaan, dan untuk pekerja juga oleh peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. Karena itu:
- Baca peraturan yang kamu tandatangani: tata tertib siswa, pedoman akademik, peraturan perusahaan, atau kontrak kerja.
- Tanyakan ke HRD atau wali kelas berapa hari izin yang cukup dengan pemberitahuan dan berapa hari yang perlu surat dokter.
- Simpan bukti berupa surat dokter, resep, atau kuitansi, meski belum diminta, untuk jaga-jaga.
- Jangan memalsukan surat dokter. Selain melanggar aturan, pemalsuan dapat berujung sanksi serius.
Surat keterangan dokter biasanya dikeluarkan oleh dokter yang memeriksa kamu dan memuat nama pasien, tanggal pemeriksaan, lama istirahat yang disarankan, serta tanda tangan dokter. Isi yang tepat mengikuti praktik fasilitas kesehatan tersebut. Jika tempatmu hanya mensyaratkan surat dokter untuk izin beberapa hari berturut-turut, izin satu hari biasanya cukup dengan pemberitahuan, tetapi tetap pastikan lewat aturan resmi, jangan mengandalkan kebiasaan.
Apa yang tidak perlu ditulis
- Diagnosis rinci. Kondisi kesehatan adalah informasi pribadi; bagikan seperlunya.
- Permintaan maaf berlebihan. Satu "mohon maaf" sudah cukup.
- Alasan yang berbelit. "Sakit" lebih baik daripada cerita panjang.
- Keluhan tentang pekerjaan atau sekolah.
- Janji yang belum pasti, misalnya "besok pasti masuk". Tulis "akan saya kabari".
Kesalahan yang sering terjadi
- Terlambat memberi kabar. Kabar sesudah jam masuk menimbulkan kesan lalai.
- Tanggal tidak jelas. "Hari ini" tanpa tanggal membingungkan di arsip. Tulis harinya.
- Salah sapaan. Memakai "Hai" kepada atasan, atau "Dear Sir" pada surat berbahasa Indonesia.
- Salah tulis kata. "Ijin" (tidak baku) seharusnya izin; "absen" (tidak hadir tanpa kabar) tidak sama dengan "izin" (hadir diberi kabar dan disetujui). Cek kata-kata ini di KBBI daring atau daftar kata baku.
- Penulisan "di" yang salah: "di sampaikan" seharusnya "disampaikan"; "di rumah" tetap dipisah. Lihat penulisan di dan ke.
- Tidak ada solusi. Atasan perlu tahu pekerjaan apa yang tertunda.
- Lupa melampirkan surat dokter padahal sudah ditulis "terlampir".
Memakai alat AdeptWrite
Alat berikut membantu merapikan draf. Kamu tetap menentukan isi dan memastikan faktanya benar.
- Penulis Email & Surat menyusun draf email atau surat dari poin singkat. Mode "Surat resmi" cocok sebagai awal surat izin; hasilnya perlu kamu baca dan sesuaikan dengan aturan tempatmu.
- Ubah Nada Formal ↔ Santai membantu mengubah pesan WhatsApp yang terlalu santai menjadi versi kantor. Hasilnya tetap perlu dicek.
- Cek Ejaan & Typo (EYD V) menandai kata tidak baku seperti "ijin" dan salah ketik, dengan mencocokkan pada KBBI dan EYD V.
- Cek Grammar Bahasa Indonesia memberi saran untuk kalimat yang janggal.
Batas satu kali proses adalah 6.000 karakter, lebih dari cukup untuk surat izin.
Daftar periksa sebelum mengirim
- Kabar dikirim sebelum jam masuk.
- Sapaan sesuai penerima.
- Nama, kelas atau jabatan jelas.
- Tanggal dan lama izin tertulis.
- Tidak ada diagnosis yang tidak perlu.
- Ada rencana pekerjaan atau pelajaran.
- Lampiran surat dokter ada bila diminta.
- Kata "izin" ditulis baku, bukan "ijin".
- Subjek email berisi kata izin sakit, nama, dan tanggal.
- Nomor yang bisa dihubungi tertulis bila perlu.
Coba alatnya
Pertanyaan umum
Apakah surat izin sakit harus menyebut penyakit?
Tidak. Cukup tulis bahwa kamu sakit dan tidak dapat masuk. Kondisi kesehatan adalah informasi pribadi, sehingga bagikan hanya jika sekolah atau perusahaan memintanya secara resmi. Surat keterangan dokter, bila diminta, memuat keterangan istirahat dari dokter yang memeriksamu.
Kapan izin sakit perlu surat keterangan dokter?
Itu ditentukan aturan sekolah, kampus, atau perusahaan, bukan satu aturan umum. Baca tata tertib atau peraturan perusahaan, atau tanyakan kepada wali kelas atau HRD. Simpan bukti pemeriksaan sebagai jaga-jaga, dan jangan pernah memalsukan surat dokter.
Bolehkah izin sakit lewat WhatsApp saja?
Boleh bila kebiasaan resmi tempatmu menerimanya, terutama untuk izin satu hari. Gunakan sapaan sopan, sebut sakit dan rencana kabar berikutnya. Jika perusahaan atau sekolah mensyaratkan email atau surat tertulis, kirim juga bentuk resminya setelah pesan singkat.
Mana yang benar, izin atau ijin?
Bentuk baku adalah izin, sedangkan ijin tidak baku. Gunakan izin pada surat, email, dan pesan resmi. Kamu bisa memeriksa kata ini di KBBI daring atau memakai Cek Ejaan AdeptWrite yang mencocokkan tulisan dengan KBBI dan EYD V.
Panduan terkait
- Etika Menulis Email Kerja: 20 Aturan dan Contoh untuk Kantor Indonesia — Etika email kerja berpegang pada tiga hal: hormati waktu penerima, sesuaikan sapaan dengan hierarki, dan buat isi mudah …
- Cara Menulis Subjek Email yang Jelas: Lamaran Kerja, Tugas Kuliah, dan Email Kantor — Subjek email yang baik menyebut isi dan tujuan email dalam satu baris pendek, dengan kata terpenting di depan. Untuk lam…
- Cara Menutup Email: Salam Penutup Formal dan Santai (dengan Contoh) — Tutup email formal dengan "Hormat saya," atau "Salam hormat," lalu nama lengkap dan kontak. Untuk rekan yang sudah akrab…
- 15 Contoh Email Resmi untuk Kantor (Siap Pakai) — Berikut 15 contoh email resmi bahasa Indonesia untuk situasi kantor sehari-hari: permohonan cuti dan izin, konfirmasi ra…
- Sapaan dan Gelar dalam Surat: Bapak/Ibu, Yth., Sdr., dan Gelar Akademik — Tulis "Bapak", "Ibu", dan "Saudara" dengan huruf kapital bila dipakai untuk menyapa atau merujuk langsung orang yang dia…