To Be dalam Bahasa Inggris: am, is, are, was, were, Rumus, Contoh, dan Latihan
To be adalah verba bantu sekaligus penghubung yang berbentuk am, is, are (sekarang), was, were (lampau), dan been (perfect). Bahasa Inggris wajib memakainya sebelum kata sifat, kata benda, atau keterangan tempat, sedangkan bahasa Indonesia sering tidak: Dia guru menjadi She is a teacher. Panduan ini memuat tabel bentuk, rumus kalimat positif, negatif, dan tanya, contoh, kesalahan umum, dan latihan.
Apa itu to be dan kapan dipakai?
To be adalah verba yang menghubungkan subjek dengan keterangan tentang subjek itu: identitas, sifat, keadaan, atau tempat. Dalam bahasa Inggris, kalimat hampir selalu membutuhkan verba. Jika tidak ada verba biasa seperti eat atau go, verba yang dipakai adalah to be.
- She is a nurse. (Dia seorang perawat.)
- The exam was difficult. (Ujiannya sulit.)
- We are in the library. (Kami ada di perpustakaan.)
Perhatikan terjemahannya. Bahasa Indonesia dapat menulis Dia perawat, Ujiannya sulit, Kami di perpustakaan tanpa verba. Bahasa Inggris tidak boleh. Inilah sumber kesalahan paling umum penutur Indonesia, dan karena itu to be perlu dipelajari lebih dulu sebelum tenses lain.
Bentuk to be: am, is, are, was, were, been
| Subjek | Present (sekarang) | Past (lampau) | Contoh |
|---|---|---|---|
| I | am | was | I am ready. / I was late. |
| He, she, it | is | was | She is a student. / It was cold. |
| You, we, they | are | were | They are friends. / We were at home. |
| Subjek tunggal (Dina, the book) | is | was | The book is on the table. |
| Subjek jamak (the students) | are | were | The students were absent. |
Tiga bentuk dasar to be adalah be (dasar), been (past participle), dan being (bentuk -ing). Been dipakai dengan has/have/had (She has been sick), being dipakai pada bentuk continuous dan pasif (He is being careful).
Bentuk singkat (contraction) lazim dipakai dalam percakapan dan surel santai: I'm, he's, she's, it's, we're, they're, isn't, aren't, wasn't, weren't. Pada tulisan akademik dan surat resmi, bentuk lengkap lebih disarankan.
Rumus kalimat dengan to be
Kalimat positif
Subjek + am/is/are/was/were + keterangan
- I am a first-year student. (Saya mahasiswa tahun pertama.)
- The office is near the station. (Kantornya dekat stasiun.)
- Our teachers were helpful. (Guru-guru kami membantu.)
Kalimat negatif
Subjek + to be + not + keterangan
- I am not afraid. (Saya tidak takut.)
- He is not (isn't) at home. (Dia tidak ada di rumah.)
- They were not (weren't) late. (Mereka tidak terlambat.)
Kalimat tanya (inversi)
To be + subjek + keterangan?
- Are you ready? (Apakah kamu siap?)
- Is the library open today? (Apakah perpustakaan buka hari ini?)
- Where were you yesterday? (Kamu di mana kemarin?)
Jawaban singkatnya memakai to be juga: Yes, I am. / No, she isn't. / Yes, they were. Jangan menambahkan do atau did pada kalimat tanya dengan to be. Do you are ready? adalah salah.
Rangkuman tiga pola
| Jenis | Pola | Contoh |
|---|---|---|
| Positif | S + to be + ... | Rina is a doctor. |
| Negatif | S + to be + not + ... | Rina is not a doctor. |
| Tanya | To be + S + ...? | Is Rina a doctor? |
Kapan bahasa Inggris butuh to be tetapi bahasa Indonesia tidak?
Ini inti masalahnya. Bahasa Indonesia memiliki kalimat dengan predikat kata benda, kata sifat, atau keterangan tempat tanpa verba. Bahasa Inggris tidak mengizinkan hal itu.
| Fungsi | Indonesia (tanpa verba) | Inggris (wajib to be) |
|---|---|---|
| Predikat kata benda | Ayah saya guru. | My father is a teacher. |
| Predikat kata sifat | Soal itu sulit. | The question is difficult. |
| Tempat | Mereka di kantin. | They are in the canteen. |
| Usia | Adik saya sepuluh tahun. | My brother is ten years old. |
| Perasaan | Saya lapar. | I am hungry. |
| Asal | Kami dari Surabaya. | We are from Surabaya. |
Bahasa Indonesia kadang memakai adalah atau merupakan dalam kalimat definisi (Jakarta adalah ibu kota Indonesia). Itu mirip to be, tetapi pemakaiannya opsional dan terbatas pada bahasa yang lebih formal, sedangkan to be dalam bahasa Inggris wajib. Pembahasan kelas kata di kelas kata bahasa Indonesia membantu membedakan kata sifat dan kata kerja ketika kamu menentukan apakah to be diperlukan.
Satu kalimat, satu verba: jangan dobel
Pelajar kadang menaruh to be dan verba biasa berdampingan tanpa alasan.
- Salah: She is go to school every day.
- Benar: She goes to school every day.
Aturannya: bila kalimat sudah punya verba biasa dalam simple present atau simple past, jangan tambahkan to be. To be dan verba lain bertemu pada tiga kasus utama:
- Continuous: to be + verba-ing (She is studying).
- Pasif: to be + V3 (The form was signed). Lihat passive voice bahasa Inggris.
- Be going to: to be + going to + verba (We are going to leave).
To be dalam tenses lain
Setelah menguasai present dan past, to be dipakai dalam tense lain dengan pola berikut.
| Tense | Bentuk to be | Contoh |
|---|---|---|
| Simple present | am/is/are | He is busy. |
| Simple past | was/were | He was busy. |
| Present perfect | has/have been | He has been busy all week. |
| Past perfect | had been | He had been busy before the exam. |
| Simple future | will be | He will be busy tomorrow. |
| Modal | can/must/should be | He must be busy. |
Perhatikan bahwa setelah will, can, must, dan modal lain bentuk yang dipakai adalah be, bukan is atau are: She will be late, bukan She will is late.
Kesalahan umum penutur Indonesia
- Menghilangkan to be. My sister very smart. Benar: My sister is very smart.
- Memakai bentuk yang tidak cocok dengan subjek. They is students. Benar: They are students. Ingat bahwa I memakai am, bukan is.
- Memakai to be bersama verba biasa. I am agree. Benar: I agree. Verba agree tidak memerlukan to be. Hal yang sama berlaku untuk I am like coffee (benar: I like coffee).
- Memakai do pada kalimat tanya to be. Do you are a student? Benar: Are you a student?
- Lupa to be di kalimat tempat. The key on the table. Benar: The key is on the table.
- Memakai "be" untuk jumlah. There is two chairs. Benar: There are two chairs. To be dalam there is/there are ditentukan oleh benda yang disebut setelahnya.
- Menyamakan "ada" dengan "have". Ada banyak buku di meja adalah There are many books on the table, bukan Have many books.
- Meniru adalah secara harfiah. Jakarta adalah kota besar menjadi Jakarta is a big city. Jangan menambahkan that atau which kecuali memang perlu.
Latihan to be dengan kunci jawaban
Lengkapi dengan am, is, are, was, atau were.
- I ___ a university student.
- My parents ___ at the market this morning.
- The test yesterday ___ not easy.
- ___ your sister a nurse?
- We ___ ready now.
- There ___ a library near my campus.
Perbaiki kalimat yang salah.
- Dina very happy today.
- They is my classmates.
- Do you are from Medan?
- I am agree with you.
Kunci jawaban
- am
- were
- was
- Is
- are
- is (subjek tunggal: a library)
- Dina is very happy today.
- They are my classmates.
- Are you from Medan?
- I agree with you.
Memakai alat AdeptWrite untuk memeriksa kalimat
- Cek Grammar Bahasa Indonesia memeriksa tata bahasa dan ejaan, juga untuk bahasa Inggris, dan menandai setiap perubahan. Karena dibuat oleh model AI, periksa lagi koreksinya sebelum dipakai.
- Penerjemah membantu membandingkan kalimat Indonesia dengan Inggris. Gunakan untuk melihat di mana to be muncul, tetapi jangan menganggap hasilnya sudah pasti benar.
- Perbaiki Kalimat merapikan kalimat yang kaku dalam mode Standar atau Formal.
Batas teks per proses adalah 6.000 karakter, dan bila ada perubahan, yang berlaku adalah keterangan di halaman tiap alat.
Ringkasan
- Bentuk: am (I), is (he, she, it), are (you, we, they); lampau was dan were; participle been.
- Bahasa Inggris wajib memakai to be sebelum kata benda, kata sifat, dan keterangan tempat; bahasa Indonesia sering tidak.
- Negatif: tambahkan not. Tanya: pindahkan to be ke depan subjek.
- Jangan menambahkan to be pada kalimat yang sudah punya verba biasa dalam simple present atau past.
Coba alatnya
Pertanyaan umum
Apa saja bentuk to be dalam bahasa Inggris?
Bentuk sekarang adalah am untuk I, is untuk he, she, it, dan are untuk you, we, they. Bentuk lampaunya adalah was dan were. Bentuk dasarnya be, past participle-nya been, dan bentuk -ing-nya being. Pilih sesuai subjek dan waktu kejadian.
Mengapa bahasa Inggris wajib memakai to be sedangkan bahasa Indonesia tidak?
Kalimat bahasa Inggris harus punya verba. Bahasa Indonesia boleh memakai kata benda, sifat, atau keterangan tempat sebagai predikat tanpa verba, misalnya Dia guru. Dalam bahasa Inggris kalimat itu menjadi She is a teacher karena to be berperan sebagai verbanya.
Bagaimana membuat kalimat negatif dan tanya dengan to be?
Kalimat negatif cukup menambahkan not setelah to be: She is not here. Kalimat tanya memindahkan to be ke depan subjek: Is she here? Jangan memakai do atau does, karena to be tidak membutuhkan verba bantu itu.
Apakah to be boleh dipakai bersama verba biasa seperti go atau agree?
Tidak dalam simple present dan simple past. I am agree dan She is go salah; tulis I agree dan She goes. To be hanya bergabung dengan verba lain pada continuous (is going), pasif (was signed), dan bentuk be going to.
Panduan terkait
- Passive Voice Bahasa Inggris: Rumus Semua Tenses, Contoh Kalimat, dan Latihan — Rumus passive voice bahasa Inggris adalah subjek + to be + past participle (V3), dan bentuk to be mengikuti tenses kalim…
- Kelas Kata Bahasa Indonesia: Verba, Adjektiva, Nomina, Adverbia, dan Kata Tugas — Tata bahasa baku membagi kata bahasa Indonesia ke dalam tujuh kelas: verba, adjektiva, nomina, pronomina, numeralia, adv…
- Kalimat Aktif dan Pasif Bahasa Indonesia: di-, ter-, Pasif Persona, dan Cara Mengubahnya — Pada kalimat aktif, subjek melakukan pekerjaan dan verbanya biasanya berawalan meN- (Ibu membaca buku). Pada kalimat pas…